Tampilkan postingan dengan label Family project. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Family project. Tampilkan semua postingan

Selasa, 03 September 2019

Projek Lomba Agustusan bersama KPK

Rabu, 14 Agustus 2019 eksekusi project syaina dalam rangka ikut memeriahkan HUT RI ke 74.
Gagasan project membuat lomba untuk anak-anak tercetus sudah lama. Beberapa proses terlewati mulai dari gagasan sampai eksekusi.
1. Family forum, berdiskusi lomba apa yang mau dipilih?
2. Apa hadiahnya?
3. Dimana tempat lombanya?
4. Apa saja alat dan bahan yang harus disiapkan?
5. Berapa pesertanya? Siapa saja yang akan ikut lomba?
6. Bagaimana cara mengumumkan ke anak-anak?
7. Kapan waktu pelaksanaannya?

Setelah berdiskusi menentukan hal-hal tersebut,  kami mulai menyiapkan alat dan bahan yang diperlukan.  Kami memilih lomba makan kerupuk dan lomba balap kelereng. 

Tahap pertama kami belanja hadiah lombanya. Syaina memilih paket jajan sebagai hadiah untuk anak-anak. Berusaha memfasilitasi syaina saat memilih jajan, saya hanya memberi masukan untuk memilih jajan yang sehat. Syaina mengambil jajan dan menghitung sesuai jumlah peserta lomba. Pada proses ini, syaina belajar menentukan pilihan. 

Sepulang membeli jajan untuk hadiah. Kami berdiskusi bagaimana cara membungkus jajan tersebut agar tidak menghasilkan sampah baru. Kami memutuskan membungkus jajan tersebut dengan kertas kado dan di streples tanpa isolasi dan plastik. Pada tahap ini,syaina belajar mencari solusi kreatif dan motorik halus memasukan jajan ke dalam kertas kado dan mensteplesnya. 

Setelah hadiah siap, kami mencari kerupuk sebagai bahan utama lomba makan kerupuk dan menyiapkan kelerang untuk lomba balap kelereng. Syaina bertugas mengajak teman-temannya untuk ikut lomba. Antusias banget saat harus pergi dari rumah ke rumah untuk mengajak lomba bersama. Syaina selalu antusias jika main bersama teman-temannya. Abi bertugas menyiapkan pra persiapan lomba. 

Lomba pertama adalah lomba makan kerupuk. Abi mengikat kerupuk dan menggatungkan ke tali. Mengukur tinggi tali disesuaikan dengan tinggi masing-masing anak. Kali ini kami memilih cara yang berbeda dalam lomba makan kerupuk. Jika biasanya lomba makan kerupuk adalah dengan cara berdiri. Hal ini tak sesuai dengan value keluarga yang sedang ditanamkan ke  syaina. Bahwa adab makan salah satunya adalah duduk. Akhirnya kami berdiskusi dengan syaina, bagaimana jika lomba makan kerupuk sambil duduk. Pada tahap ini,syaina belajar adab makan dan mencari solusi baru yang beradab.

Lomba makan kerupuk pun dimulai. Sebelum lomba, umi menyampaikan peraturan lomba. Pada tahap ini, syaina dan anak-anak belajar mendengar instruksi, mematuhi peraturannya, belajar bersabar memakan kerupuk setahap demi setahap melalui perjuangan dan belajar tidak curang demi kompetisi. Lomba ini mengundang gelak tawa, karena anak-anak sama-sama berjuang untuk bisa memakan kerupuk. Ada proses yang patut diapresiasi, bukan hasil akhir siapa yang menang dalam menghabiskan kerupuk terlebih dahulu tetapi semua anak adalah pemenang, karena mereka sama-sama pejuang yang gigih dalam proses lomba ini, pemenang dalam self control untuk tidak curang demi kemenangan, dan pemenang karena mereka makan dengan beradab. Karena perjuangan mereka yang keren itu, semuanya adalah pemenang dan  berhak mendapatkan hadiah. Yeyeyeye kalian keren..... 

Lanjut lomba kedua yaitu lomba balap kelereng dengan mulut. Tampak seperti lomba pada umumnya. Anak-anak belajar keseimbangan saat membawa kelereng dari garia awal ke garis finish, belajar bersabar, belajar mengontrol diri, dan fokus. 

Semua bahagia menikmati proses lomba. Yeyeyeye project syaina berhasil membuatnya dan teman-temannya bahagia. 
Hadiahpun dibagi, anak-anak belajar berterima kasih ketika mendapat hadiah. Dan makan jajan bersama, anak-anak belajar untuk buang sampah pada tempatnya dan makan dengan adab.



#Portofoliosyaina
#5y
#ProjekKPK
#Lomba17Agustus

Selasa, 19 Maret 2019

Boardgame Perdana Keluarga Pelem Kalih "Siapa Berani??"

Tujuan: 

  1. Meningkatkan bonding keluarga
  2. Sarana komunikasi antar anggota keluarga
  3. Melatih anak berani tampil percaya diri mengekspresikan jawaban dari setiap pertanyaan. 
  4. Melatih mengambil keputusan dalam permainan. 
  5. Melatih anak bersabar menunggu giliran.
  6. Sebagai sarana pendidikan seluruh anggota keluarga agar lebih mengenal adab dan pengetahuan. 
  7. Melatih kemampuan mendengar. 

Jumlah pemain: 3-5 orang.

Usia pemain: anak-anak usia 5 tahun keatas dan dewasa. 


Cara main:

  1. Setiap pemain secara bergiliran melempar dadu.
  2. Disetiap sisi dadu terdapat warna yang berbeda.
  3. Setelah dilempar, dadu bagian atas menunjuk warna yang digunakan untuk mengambil satu kartu dengan warna yang sama.
  4. Disetiap kartu yang diambil oleh setiap pemain terdapat pertanyaan yang harus dijawab. 
  5. Pemain yang berhasil menjawab pertanyaan dengan benar maka akan mendapatkan satu bintang. 
  6. Sebaliknya pemain yang tidak dapat menjawab pertanyaan dengan benar akan mendapatkan sangsi berupa dicoret oleh pemain lainnya. 
  7. Jika pemain melempar dadu dimana bagian atas dadu menunjuk warna putih artinya pemain pelempar dadu tersebut berhak mengambil kartu dengan warna bebas untuk menjawab sendiri pertanyaan pada kartu yang dipilih atau melempar pertanyaan kepada pemain lain yang ditunjuknya. 
  8. Jika pemain yang ditunjuk berhasil menjawab pertanyaan,dia berhak mendapatkan satu bintang,sedangkan pemain penunjuk yang mendapatkan sangsi dicoret. Tapi jika gagal maka pemain yang ditunjuk berhak dicoret oleh pemain penunjuk dan pemain penunjuk yang berhak mendapatkan bintang.

Cara menang:
Pemain yang mendapatkan bintang paling banyak adalah pemenangnya.

Output: Semua anggota bahagia, belajar dengan cara bermain yang menyenangkan.




Jumat, 22 Februari 2019

Make Sun Puding

Jum'at minggu lalu iseng-iseng berhadiah  menawarkan ke syaina untuk berbagi ke anak-anak tetangga. Eh ternyata ananda mau dan semangat banget. Ya sudah langsung eksekusi. AHA! jadi punya ide. Bagaimana jika moment ini dijadikan project?. Punya ide untuk memberi nama project berbagi kali ini. Yups, lahirlah project jum'at ceria yaitu project berbagi kebahagiaan ke anak-anak tetangga.Tujuan project ini adalah ingin berbagi kebahagiaan dengan anak-anak dilingkungan sekitar kami,  menumbuhkan syaina agar cinta berbagi melalui imaji positif (saat egonya tidak muncul). Bismillah semoga bisa kontinyu.... Aamiin. 

Waktu itu, pernah hilaf saat berbagi project jum'at ceria. Kami menggunakan mika berbahan plastik sebagai wadah puding untuk berbagi ke anak-anak karena nafsu ingin praktis.Maafkan kami bumi πŸ™.

Jum'at minggu ini ternyata syaina minta lagi untuk eksekusi project jum'at ceria. Pas ditanya kenapa pengen berbagi lagi? kata syaina biar dapet kunci masuk surga (masya allah 😍😘😭).Oke, Go Challenge.. !! !

Kita mau berbagi apa lagi? 
Puding telur ceplok lagi aja mi, kayak kemarin. Temen-temen suka. 
Pas ngecek bahan, ternyata masih ada. Oke πŸ‘.

Tantangan berbagi kali ini adalah tidak mengulangi kehilafan minggu lalu saat berbagi menggunakan mika plastik.

Coba diskusi bareng. 
Umi usul: Eh kemarin kan kita minta maaf sama bumi, soalnya kemarin kita pakai mika plastik buat wadah puding. Terus gimana ya biar kita tetep bisa berbagi tapi nggak "nyampah"???

Syaina:Ya udah, kita bikin kuning telurnya aja. Kan ada wadahnya tuh, jadi nggak nyampah. 

Umi: Emmm.... Boleh.Ayuk bikinπŸ’ͺ.

Puding kuning telur on proses pembuatan.... 

Pas ditengah jalan proses pembuatan puding, eh lihat cetakan kue bolu. AHA! Bagaimana jika bikin putih telurnya pakai cetakan kue bolu?.

Puding kuning telurnya sudah jadi (keras dan dingin).Taruh dicetakan kue bolu dan menanti adonan putih telur matang.Pas adonan putih telur sudah matang, tuang ke cetakan kue bolu yang sudah berisi puding kuning telur. Masukkan kulkas. Taraa. ..beberapa menit kemudian, wahhh sudah jadi pudingnya. Nyam nyam nyam siap makan, eh siap dibagi πŸ˜….


Pas dilihat-lihat lagi. Kata syaina ini kaya bunga matahari ya mi?Oiyaya....Dan pas umi tanya mau dikasih nama apa puding ini? Karena bentuknya kaya matahari, akhirnya kami sepakat memberi nama "Puding Matahari".

Oiya kami juga menaruh jeruk tersembunyi didalam puding. Supaya bisa jadi bahan tebak-tebakan seru bareng temen-temen dan lagi pula jeruk kan buah yang sehatπŸ˜‰.Nah kulit jeruknya kita buat ecoenzym. Asyekk..... 

Puding matahari siap dibagikan.  Yeyeyeye.... 😍.
Pudingnya dipisahkan dari cetakan kue bolu, taruh di wadah ukuran sedang supaya bisa menampung puding lebih banyak.Sambil ngelist nama anak-anak yang mau dibagi.

Terdengar suara anak-anak tetangga sedang ramai bermain. Wahhh pas pudingnya siap dibagi. Let's go.....!
Syaina membawa wadah berisi puding-puding matahari dan siap dibagikan satu persatu. Anak-anak terlihat bahagia sambil bilang makasih.
Enak nggak?Seneng nggak?
Kompak menjawab:Enaaaak....Seneeenggg...
Alhamdulillah. 

Yes, project jum'at ceria berhasil tanpa nyampah. Toss. ....πŸ™Œ.

Peran yang diambil masing-masing anggota tim KPK adalah
πŸ€Syaina dan umi bersama-sama membuat puding matahari. 
πŸ€Syaina membagikan puding satu per satu ke anak-anak. 
πŸ€Abi sebagai support project.



#KPKbelajarzerowaste
#GoChallenge
#famproperak2019
#zerowastechallenge

Senin, 18 Februari 2019

Jum'at Ceria

Jum'at lalu kami punya project yang keluar secara spontan. Berhubung hari jum'at yang penuh berkah, saya ingin mengajak syaina berbagi keceriaan ke teman-temannya yang tinggal di sekitar rumah. 

Empat hal yang tidak pernah ditolak anak-anak adalah hadiah, dongeng, kejutan dan bermain. Kali ini kami ingin berbagi hadiah sederhana, sebuah puding bertema telur ceplok. Anak-anak suka dengan puding. 

Pertama,kami cari sumber ilmu tentang bagaimana cara membuat puding telur ceplok. Menelusur bersama lewat youtube, mencari resep dan step pembuatannya. Syaina ikut menyimak proses pembuatannya. 

Kedua, saya menjadi juru catat atas resep dan step pembuatan yang diperoleh dari sumber ilmu.

Ketiga, belanja bahan-bahan yang dibutuhkan sesuai resep yang ada. Eits, jangan lupa bawa wadah supaya nggak bawa pulang sampah πŸ˜‰. Hihihi kita lagi belajar zerowaste πŸ’ͺ. 

Keempat, berbagi tugas dalam proses pembuatan puding. Mulai dari menyiapkan peralatan yang diperlukan sampai proses memasak.


Umi berperan sebagai juru racik. Menyiapkan bahan sesuai takaran. 

Syaina mengambil peran 
πŸ’ Mencuci alat cetakan kuning telur dan menata satu persatu di wadah. 
πŸ’ Menuang dan mencampur semua bahan yang sudah disiapkan umi ke panci siap masak.
πŸ’ Memasak campuran bahan sampai mendidih sambil mengaduk. Syaina belajar mengamati bagaimana proses dan tanda air mendidih.
πŸ’ Setelah mendidih dan didinginkan sejenak, syaina mulai menuang adonan untuk bagian kuning telur ke cetakan. Syaina bisa melakukan proses ini dengan apik, rapi, fokus dan sangat hati-hati. Good job nak πŸ‘.

Sambil menunggu adonan puding putih telur matang. Abi berperan mendinginkan puding kuning telur dikulkas dan mengambilnya dari cetakan untuk dipindahkan ke bagian tengah wadah mika siap saji dibantu oleh syaina.

Saat puding putih telur matang, umi bertugas menuangkannya ke wadah mika yang sudah berisi puding kuning telur. Saat itu syaina ingin mencoba, tetapi karena adonan putih telur ini cepat memadat, akhirnya umi tunda keinginan syaina. Maafkan umi ya nak, mematikan rasa ingin tahumu 😰.Tapi sempet mencoba bersama umi. Yeyeyeye puding telur ceplok disiap didinginkan.

Pas waktu itu hujan turun,sambil menunggu puding didinginkan, kami main hujan-hujanan. Beberapa jam kemudian, puding sudah mengeras dan dingin. Itu tandanya puding siap disajikan πŸ˜‹.Hemm yummy.... Waktunya kita berbagi keceriaan. Siap diantar ke temen-temen.Dari tadi syaina selalu menanyakan,mi pudingnya sudah dingin belum? 

Let's go kita keliling ke rumah tetangga. Syaina mulai memasukan satu per satu puding ke wadah sambil menghitung nama teman-temannya yang mau di bagi. Berbinar sekali, berkeliling dari pintu ke pintu rumah sambil praktek adab bertamu. 

🏑 Ketuk pintu sambil mengucapkan salam sampai 3x.
🏑 Tidak mengintip ke dalam rumah tuan rumah. 
🏑 Tidak memaksa masuk ketika tidak ada jawaban dari tuan rumah. 


Bukan hanya temannya yang bahagia mendapatkan hadiah puding, tampaknya syaina juga bahagia melihat temannya bahagia. Syaina berbinar banget, sampai ananda mau bolak balik ke rumah temannya saat pertama ke sana ternyata tidak ada orang.Selalu mengingatkan umi saat ada temennya yang belum kebagian. Masya allah nak, semoga engkau tumbuh menjadi anak yang suka berbagi manfaat dan kebahagiaan untuk orang-orang disekelilingmu ya anak. Aamiin.....

Hikmah project jum'at ceria:
🌷Menumbuhkan semangat berbagi dengan cara yang menyenangkan bukan saat egonya sedang memuncak. 
🌷 Belajar dan praktek adab bertamu
🌷 Menumbuhkan konsep tangan di atas lebih mulia dari tangan dibawah. Berbagi ke sesama itu mulia dan lebih baik daripada selalu menerima/meminta. Seperti sifat rasulullah yang suka berbagi dalam beberapa kisah beliau. 
🌷 Berbagi itu indah. Salah satu cara mendapatkan kunci syurga. Membuat teman bahagia adalah sebuah kebaikan. 
🌷 Dalam rangka kaya kegiatan seperti yang ada pada panduan pandu 45 yaitu salah satunya memasak. 
🌷 Melatih life skill memasak. 




#PortofolioSyaina
#4y7m
#KayaKegiatan
#Pandu45
#LifeSkill
#Cooking
#FamilyProject


Senin, 14 Mei 2018

Project Ramadhan 1 "Menghias Kamar"

Bulan ramadhan sebentar lagi datang. Bulan mulia yang penuh rahmat dan keberkahan. Alhamdulillah tahun ini kami masih diberikan kesehatan dan umur panjang untuk berkumpul dan bertemu kembali dengan bulan ramadhan. Nikmat syukur tak terkira kami panjatkan kepada Allah atas rizki kesehatan dan panjang umur yang telah berikanNYA. 

Tahun ini, keluarga kami hadir dengan nuansa yang berbeda. Kami membuat serangkaian project untuk semakin meningkatkan ketaqwaan kami selama bulan ramadhan. Menguatkan bonding keluarga. Membuat hari-hari dibulan suci ramadhan semakin bermakna.Tidak melewatkan bulan suci ini hanya dengan berpuasa saja tetapi kami ingin menguatkan aqidah dan adab dalam beberapa project semala bulan ramadhan. 


Semangat untuk merencanakan dan menyusun project, kami buat dengan penuh kesungguhan. Setelah satu bulan yang lalu kami mengikuti acara PERAK (Perindu Ramadhan Keluarga) sebagai salah satu event silaturahmi keluarga-keluarga perindu ramadhan. Kami belanja ide dan gagasan dari keluarga yang lain. Pasca perak, kami membuat forum keluarga khusus (ngobrol intens antara saya dan suami)  untuk menyusun project keluarga selama ramadhan. Satu minggu yang lalu kami menuju kota gudeg, sengaja membuat waktu khusus untuk berdiskusi project ramadhan dengan keluarga kecil kami. Dua pilar yang kami pilih untuk dikuatkan selama ramadhan tahun ini adalah aqidah dan adab.  Kami berbicara serius dan mencatat satu per satu rencana project.

Salah satu project kami adalah menghias kamar 

Latar belakang project adalah kami memiliki seorang putri usia 3 tahun 9 bulan.Sesuai fitrah perkembangan, fitrah iman adalah golden age diusia dibawah 7 tahun.Bertepatan dengan detik-detik datangnya bulan suci ramadhan, adalah waktu yang tepat bagi kami untuk menumbuhkan ghairah ananda terhadap bulan ramadhan melalui kegiatan yang menyenangkan. Akhirnya kami memiliki ide untuk menghias kamar dalam rangka menyambut bulan suci ramadhan. 

Tujuannya adalah selain untuk menyambut datangnya bulan suci ramadhan dengan riang gembira, kegiatan ini dilakukan untuk menumbuhkan ghairah syaina putri kami dalam menyambut datangnya bulan suci ramadhan. Menumbuhkan ghairah rasa cinta terhadap bulan ramadhan dengan kegiatan yang menyenangkan. 

Tempat dan waktu pelaksanaan project adalah dikamar keluarga pelem kalih, hari minggu 13 Mei 2018 pukul 09.00-selesai.

Pimpro project ini adalah abi.

Kami berbagi tugas dalam pelaksanaan project:
1. Umi bertugas belanja ide dekorasi hiasan ramdhan, bersama-sama abi dan syaina mengumpulkan bahan-bahan yang diperlukan, mengeprint beberapa file yang diperlukan,membuat tulisan judul proyek dan seksi dokumentasi kegiatan.

2. Syaina bertugas membantu umi dalam proses persiapan bahan,diantaranya menggunting tulisan, menggandeng tulisan dengan pita, memompa balon dan tim hore. 

3. Abi bertugas memasang dan menempel semua bahan yang sudah disiapkan umi dan abi. 

Yang menarik saat proses menghias ramadhan adalah semua anggota memiliki peran masing-masing ditemani dengan soundtrack lagu terbaru kang abay berjudul ramadhan Ku Rindu, menambah semangat buat syaina. Diulang-ulang lagunya tanpa bosen.






Hal-hal yang kami tempel dan maknanya adalah
1. Tulisan Happy Ramadhan Mubarak,sebagai bentuk suka cita menyambut ramadhan. 
2. Balon "Love" sebagai simbol bahwa kami rindu akan datangnya bulan ramadhan.
3. Tulisan judul project ramadhan yang terbuat dari bambu dan ditulis dengan cat air, sebagai simbol bahwa memanfaatkan  bambu yang ada disekitar kita sebagai simbol bahwa puasa tetap indah dengan segala kesederhanaannya,apa adanya tanpa harus berlebihan mengada ada sesuatu yang tak ada. Dan tulisan judul project kami tulis sendiri dengan cat air sebagai wujud kesungguhan kami menyambut bulan ramadhan dengan warna-warni tulisan yang menunjukkan keceriaan.
4. Pada papan white board yang menunjukkan bahwa bukan ramadhan adalah bulan suci, ditempel dengan selembar kertas berisi list project keluarga selama bulan ramadhan, poster asmaul husna sebagai wujud cinta kepada Allah, dan worksheet aktivitas amalan selama ramadhan sebagai cambuk agar kami senantiasa memperbanyak ibadah selama ramadhan. 



#PerjalananKPK
#ProjectRamadhan1

Selasa, 09 Mei 2017

Family project

Nama keluarga:KPK (keluarga Pelem Kalih)
Terdiri dari:
  1. Indra octa S (abi) sebagai kepala keluarga.
  2. Linda kurniawati (umi) sebagai ibu yang bekerja diranah domestik sekaligus ranah publik.
  3. Naura syainala maritza (syaina) sebagai putri kecil berusia 2 tahun 9 bulan

My family, My team,Yes we can!

Beberapa proyek yang kami kerjakan pada game lafel family project:
No.
Judul proyek
Pimpro
Selama proses perjalanan proyek
Akhir proyek
1.
Berkebun sayuran caisim dan jagung
“hijau alamku, hijau kebunku”
Abi
Setiap anggota berhasil menjalankan tugas dan tanggung jawabnya masing-masing. Syaina sangat antusias dan langsung praktek menanam dengan caranya sendiri.
Berhasil sampai tahap panen.
2.
Es kelapa, pengilang dahaga
Umi
Syaina lebih banyak mengambil peran
Lancar dan berhasil, semua anggota keluarga menikmati hasil project kami. Menghasilkan es kelapa yang bisa dinikmati bersam
3.
Cooking cheese cake
Mba rohmah (ART)
selama proses berhasil meningkatkan rasa ingin tahu anak. Syaina lebih banyak menyimak dan bertanya tentang hal-hal baru. Syaina berhasil menjalankan perannya.
Menghasilkan cheese cake yang siap dibagikan ke tetangga dan anggota keluarga.
4.
Sejuta cinta “mengumpulkan botol dan kardus bekas”
Umi
Mengumpulkan botol dan kardus bekas berlangsung setiap saat ketika dijumpai dirumah.Setelah ditampung dalm jumlah yang cukup,kita jual dan hasil penjualan di kumpulkan hingga siap didistribusikan
Syaina sanggat antusias menjalankan proyek,sebagai alarm ketika menjumpai botol dan kardus bekas. Proyek masih berlangsung hingga berganti tahun. Ditampung untuk dibagikan pada sesama
5.
One day one thousand rupiah
Umi
Masing-masing anggota keluarga menabung di setiap celengan yang disediakan. Masih perlu diperhatikan konsistensi untuk rutin menjalankan proyek setiap hari
Masih kurang konsisten melakukannya setiap hari (sering dirapel). Beberapa uang sudah terkumpul dicelengan.Ditampung untuk dieksekusi ditahap selanjutnya yaitu berbagi pada sesama.
6.
Memberi makan hewan ternak (kambing)
Umi
Syaina belum memiliki keberanian yang cukup untuk memberikan makan (sisa sayuran tak terpakai) langsung ke kambing. Berperan sebagai tim hore dan menyimak proses.
Semua makanan yang disediakan habis.
7.
Memanfaatkan umbi singkong untuk dimasak dan kulit singkong untuk pakan ternak
Eyang putri
Peran terbanyak dilakukan oleh eyang putri.syaina paling senang saat melihat kambing berebut kulit singkong dan memakannya sampai habis.
Kolak singkong berhasil dibuat dan berhasil memberi makan pada kambing
8.
Membuat jasuke
Umi
Syaina praktek pengalaman baru yaitu membuat keju parut.
Syaina sangat senang dibuatkan jasuke. Habis tak tersisa.
9.
Shalat jama’ah dan infaq dimasjid
Syaina
Sangat senang jika mendengar adzan dan bergegas mengajak anghota keluarga menuju masjid dan spontan minta infaq jika melihat kotak amal
Proyek berjalan lancar, konsisten setiap magrib ke masjid dan infaq masih belum rutin
10.
Sejuta cinta “menginap dirumah embah”
Umi
Hampir dua bulan kami ditinggalkan oleh eyang putri (meninggal)  sehingga tidak ada yang menggantikan posisi almarhumah untuk mengerjakan pekerjaan domestik. Kami bersama-sama berbagi tugas mengejakan semua pekerjaan domestik tersebut.
Semua pekerjaan domestik terselesaikan dengan baik.
11.
Syaina menyiapkan sarapan sendiri
Syaina
Suatu pagi sayaina minta sarapan dengan sosis. Sehingga kami jadikan proyek dan tantangan bagi syaina. Ini kali pertama syaina menyiapka sosis sampai menggoreng sosis.
Sosis berhasil digoreng


















#ODOPfor99days

Senin, 08 Mei 2017

Syaina menyiapkan sarapan sendiri

Proyek ke-11




Gagasan:
Tidak lama setelah bangun pagi,syaina minta sarapan.Syaina memilih sendiri lauk yang ingin ananda makan.Jatuh pilihannya pada sosis goreng.





Pimpro:Syaina
Umi sebagai fasilitator dan tim hore




Waktu pelaksanan:
Kamis,6 April 2017




Biaya:Biaya beli sosis 3biji 3000 rupiah.




Pelaksanaan:
  1. Syaina membeli sosis diwarung belakang rumah
  2. Syaina mengupas plastik yang membungkus sosis.Sedikit dibantu uminya.
  3. Memotong-motong sosis menjadi bagian yang lebih kecil
  4. Umi memanaskan minyak goreng.Setelah minyak goreng panas,syaina memasukkan satu per satu potongan sosis ke dalam wajan.Pada tahap ini syaina belajar konsep sebab akibat.Hati-hati saat menggoreng,karena wajan dan minyak yang panas bisa mengenai kulit dan sakit.
  5. Umi membantu mengaduk-aduk sampai sosis matang.
  6. Sosis siap diangkat dan disajikan.
  7. Sarapan yuk….Makan sendiri donk.




Pada proyek kali ini,ada peningkatan kemandirian oleh syaina.Syaina sudah bisa menyiapkan sarapan sendiri.Intellectual curiosity meningkat melalui proses memasak sosis mentah sampai siap makan.







#ODOPfor99days

Rabu, 12 April 2017

Go bycycle


Gagasan:
Karena rutinitas pekerjaan kami setiap hari,membuat kami mengesampingkan olahraga.Seolah olahraga bukan prioritas utama.Lambat laun kami menyadari akan pentingnya gaya hidup sehat.Salah satunya dengan rutin berolahraga.

Muncul ide family project yaitu bersepeda.Kami ingin semua anggota keluarga aktif bersepeda setiap hari minimal 30menit.Kami memutuskan ke toko sepeda dan memilih sepeda yang cocok untuk kami.Dengan harga yang pas dikantong kami,akhirnya kami membeli 2 buah sepeda berwarna merah untuk abi dan berwarna pink untuk umi.Khusus untuk syaina kami buatkan tempat duduk yang dipasang dibagian depan sepeda milik abi.Tujuannya agar syaina bisa menikmati indahnya ciptaan-Nya setiap kami berkeliling naik sepeda ke kampung.Alhamdulillah lingkungan tempat tinggal kami dipenuhi pemandangan alam yang indah.Kami bisa menikmatinya setiap hari.Setiap hari kami berdiskusi tentang rute perjalanan kami.
Setiap akhir pekan kami bersepeda menuju car free day ajibarang.Berbekal minum dan sejumlah keperluan lainnya kami bersepeda bersama.Selain sehat,kegiatan ini memberikan beberapa keuntungan bagi kami yaitu memperkaya wawasan,meningkatkan kebersamaan keluarga,aktifnya family forum,mengukur temperatur keharmonisan keluarga.

Kami sangat senang dan menikamati kegiatan ini.Bahkan bersepeda adalah kegiatan yang paling dinanti setiap hari.Syaina sangat senang jika diajak kami bersepeda keliling kampung.






Pimpro:Abi
Abi bertugas memimpin dan memandu perjalanan,mengecek kondisi sepeda dan bertanjungjawab atas kondisi sepeda.
Umi bertugas menyiapkan bekal setiap tour.
Syaina sebagai tim hore.



Biaya:
modal awal membeli 2 unit sepeda+tempat duduk untuk syaina.
Setiap tour:air minum dan snack serta keperluan pendukung lainnya.



Waktu pelaksanaan:
Setiap hari selama tiga puluh menit pada pagi atau sore hari.
Khusus hari minggu selama 2-3 jam ke CFD ajibarang.







#ODOPfor99Days

Kamis, 30 Maret 2017

PROYEK KELUARGA KE-5

One Day One Thousand  Rupiah


Gagasan:
Ide ini muncul ketika akhir tahun 2016.Saya dan suami ngobrol santai tentang proyek keluarga yang akan kami garap di tahun 2017.Setelah dilakukan flashback terhadap kegiatan yang kami lakukan selama tahun 2016,kami merasa masih minim berbagi kepada sesama.Kami mulai merencanakan beberapa proyek keluarga.Salah satu proyek kami adalah menabung dengan koin cinta senilai seribu rupiah per hari untuk masing-masing anggota keluarga.Tujuan proyek ini adalah melatih setiap anggota keluarga terutama syaina untuk gemar menabung secara konsisten setiap hari.Berbagi kepada sesama menjadi tujuan akhir dari proyek ini.


Susunan personil dan tugas masing-masing personil:
  1. Abi sebagai penanggung jawab proyek.Bertugas untuk memastikan proyek berjalan lancar sampai proses penyaluran dana.
  2. Umi sebagai manager keuangan.Menyimpan celengan,menghitung jumlah uang yang masuk dan keluar,membuat laporan proyek.
  3. Syaina sebagai anggota pelaksana proyek.


Waktu dan tempat pelaksanaan:
Waktu:Periode Januari sampai Desember 2017
Tempat:Dirumah


Tantangan:
Konsisten menabung setiap hari.Agar tidak lupa kami letakkan celengan ditempat yang mudah dilihat dan dijangkau dari anak.Selain syaina sebagai reminder yang mengingatkan kami untuk menabung,kami juga membuat reminder di hp,reminder di kalender (jika sudah dilakukan, coret tanggal pelaksanaan).Proyek ini tentu tidak berjalan mulus,beberapa kali sering kami lupa untuk menjalankan proyek.Akhirnya untuk menebus kelalaian,kami rapel poin cinta sejumlah hari yang lupa.Semangat konsisten!


Teknis Pelaksanaan:
  1. Menyiapkan celengan.Kami pilih gambar ayam sebagai untuk menarik minat syaina.
  2. Membuat label nama untuk setiap celengan.Setiap celengan diberi nama pemiliknya.
  3. Menabung setiap hari (one day one thousand rupiah).
  4. Membongkar celengan saat penuh dan menghitung dana yang terkumpul.
  5. Koin cinta yang terkumpul tiap semester,kami salurkan kepada yang membutuhkan.Periode penyaluran dilakukan setiap bulan juli dan desember dalam satu tahun periode.Membuat laporan pelaksanaan proyek.
  6. Kami bekerjasama dengan beberapa lembaga amal atau turun kejalan langsung dan berbagi kepada yang membutuhkan.






#Tantangan10Hari
#Level8
#Day9
#KuliahBunsayIIP
#RejekiItuPastiKemuliaanHarusDicari

#CerdasFinansial
#ODOPfor99days

PROYEK KELUARGA KE-4

Sejuta Cinta
Mengumpulkan botol dan kardus bekas”



Gagasan:
Ide proyek ini muncul karena setiap hari selalu ada botol bekas minuman dan kardus bekas obat-obatan.Karena ke bermanfaatannya masih kurang,kami mecoba untuk mengumpulkannya untuk dijual (masih ada nilai jualnya).Uang hasil penjualan tersebut rencananya akan kami gunakan untuk tujuan berbagi seperti sedekah/infaq.

Waktu dan tempat pelaksanaan:
-Waktu:
  • Pengumpulan botol dan kardus bekas dilaksanakan periode Januari 2017-Desember 2017.
  • Penjualan botol dan kardus bekas dilaksanakan setiap satu bulan sekali atau menyesuaikan banyak sedikitnya jumlah botol dan kardus yang terkumpul tiap bulan.
  • Penyaluran dana hasil penjualan dilakukan setahun dua kali (per semester) yaitu bulan juli dan desember.
-Tempat:
  • Tahap pengumpulan botol dan kardus bekas dilaksanakan di rumah.
  • Tahap penjualan botol dan kardus yang terkumpul ke tukang rongsokan sampah.
  • Tahap penyaluran dana hasil penjualan yaitu diserahkan ke beberapa lembaga-lembaga amal,panti asuhan,diberikan langsung kepada tetangga yang membutuhkan atau korban bencana alam.

Susunan personil dan tugas masing-masing personil proyek:
  1. Abi sebagai humas eksternal bertugas bertanggung jawab menyalurkan dana hasil proyek ke lembaga-lembaga amal,menjual botol dan kardus yang terkumpul ke tukang rongsokan sampah.
  2. Umi sebagai penanggung jawab proyek dan manager keuangan proyek bertugas menampung dan mengelola uang hasil penjualan botol dan kardus bekas,membuat laporan keuangan (arus kas),membuat laporan hasil penyaluran dana.Bertanggung jawab penuh terhadap keberhasilan proyek dan berlangsungnya proyek secara tuntas.
  3. Syaina sebagai ratu sampah bertugas memimpin proses pengumpulan botol bekas dan reminder bagi semua anggota yang terlibat dalam proyek ini.
  4. Tim sukses.Proyek ini melibatkan eyang kakung dan eyang putri serta semua karyawan di rumah yang tergabung dalam mangga dua grup.Tim sukses ini berpartisipasi dalam tahap pengumpulan botol dan kardua bekas.

Pelaksanaan:
  1. Kami menyediakan karung sebagai penampung botol bekas dan membuat wadah untuk menampung kardus.Keduanya ditempatkan pada area khusus yang mudah dilihat dan dijangkau anak-anak.
  2. Saya dan syaina membuat dan menempelkan tulisan sebagai reminder bagi semua anggota yang terlibat dalam proyek.
  3. Setiap hari saya dipimpin oleh Ratu sampah mencari botol-botol bekas minuman atau mengingatkan kepada anggota keluarga dan karyawan untuk menyimpan botol dan kardus bekas pada tempatnya.masing-masing anggota proyek secara otomatis menaruh botol bekas dan kardus bekas yang baru diperoleh ke tempat penampungan yang disediakan.
  4. Sejauh ini sampai dengan bulan maret 2017 sudah terkumpul botol bekas sebanyak satu karung dan beberapa ikat kardus bekas.Rencananya akan kami jual ke tukang rongsokan.




Tantangan di proyek ini adalah menjaga mood terutama syaina untuk konsisten mengumpulkan botol bekas setiap hari sepanjang masa proyek berlansung.Sedangkan untuk mengumpulkan kardus bekas sudah menjadi rutinitas kami dan sudah berjalan,hanya saja belum ada penyaluran dana hasil penjualan kardus.Nilai kebermanfaatan dana tersebut kepada sesama belum ada.

Uang hasil penjualan botol dan kardus bekas tersebut digunakan untuk kegiatan berbagi kepada sesama misalnya berbagi ke anak yatim piatu,sedekah,infaq masjid,tetangga yang membutuhkan,korban bencana alam,dll.Beberapa lembaga penyaluran dana tersebut seperti PKPU,panti asuhan muhammadiyah ajibarang,Lazizmu ajibarang.Hasil penyaluran akan kami dokumentasikan dan dipajang di buku project keluarga sebagai penyemangat agar proyek ini teus berjalan selama hidup.

Harapan kami dengan adanya proyek ini adalah menjadi kegiatan rutin dan menjadi kebiasaan baik dikeluarga kami sehingga bisa memberikan perubahan manfaat,yang semula hanya barang bekas berubah menjadi kegiatan yang penuh manfaat bagi sesama.


#TantanganHari5
#Level3
#MyFamilyMyTeam
#KuliahBunSayIIP
#ODOPfor99days