Sabtu, 18 Maret 2017

Aliran rasa "Melatih Kemandirian"

Melatih kemandirian adalah sebuah tantangan besar.Melatih kemandirian anak menjadi penting karena kami sebagai orang tua tidak akan berada disampingnya untuk selamanya.Pada saatnya tiba,kami akan pergi meninggalkan anak-anak.Menumbuhkan keyakinan dan rasa percaya diri bahwa ananda bisa melakukan practise live skill.Memang tidak mudah dan tidak instan untuk melatih kemandirian anak.Kuncinya adalah konsisten dan bersabar dalam setiap proses.Memberikan dorongan semangat agar rasa percaya diri anak tumbuh lewat latihan kamandirian.Terkadang ada obsesi dan menginginkan hasil yang instan justru memberikan peluang besar terhadap kegagalan proses latihan kemandirian.Komunikasi produktif menjadi kunci penting dalam melatih kemandirian anak.

Rasanya senang dan bangga ketika anak bisa mengerjakan sendiri hal-hal mendasar dalam hidup seperti makan sendiri,mandi sendiri,memakai baju sendiri,dll.Manfaat yang saya dapatkan ketika anak berhasil latihan kemandirian adalah hemat waktu karena tidak sibuk lagi hanya sekedar mempersiapkan kebutuhan ananda yang seharusnya sudah bisa dikerjakan sendiri oleh ananda.Latihan kemandirian kami lakukan setahap demi setahap sesuai usia anak.Semangat untuk terus mendidik ananda.

Sabtu, 11 Maret 2017

Simple camping


Pagi-pagi bangun tidur pas momentnya hari ahad.Saya mengajak syaina jalan-jalan ke selipan beras.Olahraga ringan dengan jalan kaki.Biasanya diselipan beras banyak anak-anak olahraga naik sepeda atau jogging.Kami membawa bekal sederhana seperti susu,ketupat,telur puyuh dan empal yang dibungkus daun jati.Hemmm sudah lama tidak makan ketupat ditemani empal.Sebelumnya syaina belum pernah mencoba makanan seperti ini,menjadi pengalaman pertama untuk ananda.

Duduk santai disekitar selipan beras,diawali dengan berdoa sebelum makan kemudian kami makan bekal yang dibawa.Camping sederhana yang murah dan berkesan.Udara sejuk dan segar sangat mendukung.Ditambah kicau burung disekitar kami.Menikmati makan dan pemandangan disekitar kami.Syaina bertanya:
Syaina:Ini apa mi?
Umi: empal sayang,yuk dicoba enak lho....
Saya memberikan contoh cara makannya.




Hikmah dari kegiatan tersebut adalah menumbuhkan fitrah jasmani dengan olahraga,bersyukur terhadap rizki makanan yang telah diberikan Allah SWT,dapat menikmati keindahan alam dan makhluk ciptaan Allah.



#TDoLM_WritingChallenge
#JurnalIbuPembelajar
#Portofolio.FBE3.Syaina
#Day1to7days 
#Fitrahjasmani
#Fitrahkeimanan
#Fitrahfisikdanindera
#ODOPfor99days


Jumat, 10 Maret 2017

Road Map Perjalanan Almarhumah Ibu Menjelang Tutup Usia


Wafat: Tanggal 5 Februari 2017
Pukul:08.15 WIB
Tempat: Ruang HCU Geriatri RS. Margono Soekarjo Roestam

Menjelang 40 hari almarhumah ibu pergi meninggalkan kami.Rasa duka masih ada dalam diri kami sekeluarga.Mencoba untuk ikhlas dan bersabar atas kehendak-Nya.Baru hari ini saya bisa menuliskan aliran rasa.

Road map kebersamaan kami dengan ibu menjelang detik-detik terakhir dipanggil yang Maha Kuasa:
  • Saya tidak menyangka bahwa lebaran idul fitri dan idul adha tahun 2016 adalah moment lebaran terakhir saya bisa bersama ibu.Bersilaturahmi,menikmati hidangan khas lebaran,memohon maaf dan bercanda tawa bersama.
  • Berawal di bulan Januari 2017,saat embah jatuh sakit selama hampir sebulan (selama januari 2017),ibu merawat embah sebagai wujud baktinya kepada orang tua.
  • Pertengahan Januari embah dioperasi di RS.Ortopedi karena osteoporosis.
  • Fisik ibu yang semakin menurun selama menemani embah dirawat di RS ortopedi.
  • Berawal dari keluhan ibu radang tenggorokan,batuk,hilang nafsu makan menyebabkan kondisi fisik ibu semakin lemah.
  • Setelah embah berhasil dioperasi,tepat di hati ahad 22 Januari 2017 saya dan suami menjenguk embah.Kami masih bercanda tawa,syaina masih bermain bersama almarhumah ibu.Rasa bahagia terlihat jelas dalam wajah almarhumah ibu.Sampai akhirnya almarhumah ibu ikut pulang bersama kami ke rumah.
  • Masih sempat bercerita bersama sepanjang perjalanan pulang,makan bersama dan sesampai dirumah saya buatkan ibu teh manis ditemani roti.Tidak ada firasat bahwa hari itu adalah hari terakhir ibu berkunjung ke rumah kami.Wajah lelah,lesu terlihat jelas pada ibu.Mungkin karena kurang istirahat dan tidak teratur makan.Saya berikan beberapa obat untuk membantu menghilangkan gejala yang dialami ibu.
  • Semakin lemah kondisi ibu dan hilangnya nafsu makan membuat bapak dan adik saya sepakat untuk membawa ibu ke rumah sakit wijayakusuma tepat pada hari selasa tanggal 24 Januari 2017.
  • Sampai akhirnya ibu dirawat di RS. Wijayakusuma selama 3 hari dan didiagnosa dokter mengalami anemia dan disreksia ,sempat melakukan transfusi darah.
  • Selasa malam saya,syaina dan kedua orang tua saya menjenguk ibu dan saat itu kondisi ibu sangat baik.Wajah dan badan tampak segar dan tidak terlihat seperti sedang sakit.Kami masih ngobrol bersama dan bercanda bersama.Tidak terpintas dalam diri saya bahwa saat itulah detik-detik terakhir kami bersama.Tidak ada firasat bahwa ibu akan pergi meninggalkan kami.
  • Hari Kamis,26 Januari 2017 keadaan ibu semakin membaik dan dokter memperbolehkan ibu untuk pulang dan berobat rawat jalan.Hari itu bertepatan dengan embah yang diperbolehkan pulang pasca operasi dari Rs.Ortopedi
  • Sesampai dirumah ibu beraktifitas normal.
  • Selasa,31 Januari 2017 ibu sempat jalan-jalan ke cilacap bersama bapak.Hal itu membuat saya merasa bahwa ibu sudah sehat.
  • Rabu,1 Februari 2017 ibu kembali chek up di Rs. DKT bersama bapak.Ibu sempat memberitahukan keluhan kepada dokter bahwa ada ruam di tubuh.Dokter menyatakan bahwa ibu baik-baik saja dan diberi beberapa obat.
  • Kamis 2 Februari 2017,abi menjenguk ibu ke lumbir.Sepulang dari lumbir,abi mengatakan bahwa ibu badannya panas,ada ruam diseluruh tubuh,lemas dan sudah tidak sadar kencing dicelana.Kami memutuskan untuk menginap di lumbir keesokan harinya.
  • Jum'at 3 Februari 2017,sesampai dilumbir saya melihat kondisi fisik ibu sudah berbeda dari biasanya.Badannya sangat lemas,kurus,sudah kencing tanpa sadar,ada ruam diseluruh tubuh dan panas tinggi.Saya membuatkan segelas susu untuk ibu.Saya meminta ibu untuk menghabiskan susu tersebut dan akhirnya habis.Memegang gelas sudah sangat gemetaran.Akhirnya kami memutuskan untuk membawanya ke rumah sakit
  • Sabtu pagi 4 Februari 2017,ibu dirawat di ruang rawat RS.Margono Soekarjo.Sabtu siang ibu dipindahkan dari ruang rawat ke HCU.Sabtu malam ibu dikabarkan kritis.Saya belum sempat menjenguk ibu karena syaina masih kecil dan belum bisa dibawa ke rumah sakit.Ibu sempat menanyakan syaina ke abi.Sejak saat itu,saya menjadi sangat gelisah,tidak bisa tidur dan senantiasa berdoa kepada Allah agar saya diberikan kesempatan untuk menengok ibu dan diberikan kesempatan untuk berbakti kepada ibu.
  • Minggu pagi jam 5 subuh abi pulang untuk menjemput saya dan syaina ke rumah sakit.Jam 7 pagi kami berangkat ke rumah sakit.Didalam mobil saya membacakan surat yasin untuk kemudahan ibu jika diberi umur panjang dan jika ditutup usianya maka dberikan kemudahan saat sakaratul maut.Belum sampai ke rumah sakit,dikaranglewas tepat saat saya selesai membaca surat yasin,ada telfon yang mengabarkan bahwa ibu telah meninggal dunia.Inalilahiwainalillahi rojiun.Tidak tahan menahan tangis,dan memastikan telp ke bapak apakah benar kabar duka tersebut.Dan ternyata benar....
  • Ya allah aku belum sempat bertemu ibu dan meminta maaf kepada.Tidak disangka bahwa hari jum'at adalah pertemuan terakhir saya dengan ibu.Rasanya saya belum bisa menjadi menantu yang baik dan berbakti.Belum banyak yang saya lakukan untuk membahagiakan ibu selama hidup.Selama hidup kami jarang menjenguk ibu dirumah,jarang menginap disana bahkan belum tentu sebulan sekali kami menginap disana.Jarang sekali mengajak ibu dan bapak sekedar jalan-jalan bersama cucunya bahkan untuk setahun sekalipun tidak.
  • Tutup usia diumur 50 tahun.Usia yang tegolong masih muda.Syaina baru 2,5 tahun menikmati kebersamaan dengan utinya.Saya baru merasakan 3 tahun menjadi anak menantunya.Pertemuan dan perpisahaan yang sangat singkat.
  • Ibu sejujurnya kami belum sanggup untuk engkau tinggalkan.Begitu banyak rencana yang kami susun yang belum sempat engkau lihat.Hanya kenangan yang engkau tinggalkan untuk kami.
  • Beberapa habits kebaikan yang menjadi kenangan saat ibu hidup adalah rajin mengerjakan shalat sunnat tahajud dan dhuha.Beliau tidak pernah absen bangun malam untuk mengerjakan shalat tahajud.Shalat lima waktu tidak pernah ditinggalkan.Sedekah termasuk memberikan bungkusan nasi untuk orang gila yang beliau kenal.Tidak pernah absen mengisi kotak amal masjid.Mencuci mukena dan sajadah di masjid karena beliau aktif di kegiatan masjid dekat rumah beliau.Tidak pernah lupa hari ulang tahun kedua anaknya dan selalu membuatkan nasi kuning sederhana untuk anak-anaknya walaupun sudah berbeda rumah.Rajin puasa sunnah senin dan kamis.Selalu memberikan hadiah untuk cucunya.Senang mengunjungi masjid untuk melihat kemegahannya seperti masjid kuba emas.
  • Sedangkan saya jarang sekali memberikan kejutan untuk ibu.Saya memiliki keinginan yang belum sempat terwujud saat ibu masih hidup adalah ingin memberangkatkan umrah ibu dan keluarga serta memberikan beberapa perhiasan untuk ibu sebagai ucapan terimakasih saya sebagai anak.Tetapi Allah yang maha kuasa atas segalanya menentukan takdirnya yang tidak bisa diubah oleh siapapun.
  • Ketika beberapa tahun lalu,saat ibu koma di rumah sakit hampir satu bulan.Keluarga ikhlas jika ibu di panggil Allah.Tetapi allah berkehendak lain.Ibu diberikan kesembuhan dan dapat menjalankan kehidupan normal.Alhamdulillah......Sejak saat ibu ibu menjadi pribadi yang taat dan rajin beribadah.
  • Tetapi saat ibu hanya sakit dan dirawat dua hari di rumah sakit Allah berkendak untuk mencukupkan usia beliau.Bahkan tidak ada tanda-tanda bahwa ibu akan kembali ke rahmatullah.
  • Mungkin karena amal kebaikan ibu selama diberikan kesempatan kedua untuk hidup setelah koma cukup lama yang membuat allah lebih sayang kepada beliau dan memanggil beliau untuk kembali kepada-Nya.Hanya Allah SWT yang maha Mengetahui segalanya.
  • Hanya doa yang dapat kami berikan kepada almarhumah.Semoga almarhumah ibu diampuni segala dosanya,diterima segala amal ibadahnya,dilapangkan kuburnya,dijauhkan dari siksa api neraka dan ditempatkan disisi-Nya,di Syurga-Mu ya Allah.Aamiin....

Moment saat ibu dirawat di RS Wijayakusuma

Moment saat ibu dirawat di HCU RS. Margono Soekarjo 

Moment pemakaman almarhumah ibu

Moment syaina berziarah ke makam almarhumah ibu

Moment kebersamaan terakhir saat lebaran tahun 2016



Senin, 06 Maret 2017

RAPBK IIP

RENCANA ANGGARAN PENDAPATAN DAN BELANJA KOMUNITAS 
IBU PROFESIONAL


KONSEP 
Rencana Anggaran dan Pendapatan Belanja Komunitas (RAPBK) merupakan rencana operasional yang dinyatakan secara kuantitatif dalam bentuk satuan biaya yang digunakan sebagai pedoman dalam melaksanakan kegiatan-kegiatan komunitas  dalam kurun waktu tertentu. RAPBK selain sebagai pedoman pengumpulan dana dan pengeluarannya, juga sebagai pembatasan dan pertanggungjawaban komunitas terhadap uang-uang yang diterima. 

RAPBK dibuat hanya untuk satu tahun anggaran kegiatan  dan terdiri dari 2 bagian yaitu Pendapatan dan Pengeluaran. RAPBK mencakup semua biaya dan pendapatan yang ada pada Rencana Anggaran Pendapatan dan Biaya Tahunan, khususnya untuk tahun anggaran mendatang. Pendapatan yang dicantumkan di RAPBK hanya mencakup dana dalam bentuk uang, baik yang akan diterima dan dikelola langsung oleh komunitas
Rencana Anggaran Pendapatan dan Belanja Komunitas atau RAPBK adalah pilar managemen komunitas dengan RAPBK inilah semua kegiatan komunitas direncanakan, tidak sekedar teknis pelaksanaan tetapi juga non teknis. Dana yang didapatkan dari pusat maupun sumber usaha yang mungkin didapatkan komunitas, diatur sedemikian rupa sehingga penggunaannya jelas dan terbuka. Hal ini juga untuk membiasakan keterbukaan dalam sistem manajemen komunitas.

Setiap kegiatan yang diselenggarakan komunitas sudah direncanakan dalam RAPBK karena terkait dengan pembiayaan kegiatan tersebut. Kita selalu membutuhkan pembiayaan, baik itu besar maupun kecil 

Bagaiman cara membuat RAPBK?
Secara rinci langkah penyusunan RAPBK, adalah sbb :
Inventarisasi kegiatan untuk tahun yang akan datang, baik kegiatan rutin  maupun kegiatan insidentil.

Inventarisasi sumber pembiayaan baik dari rutin maupun pengembangan.

Penyusunan Rencana Kegiatan Komunitas  (RKK) yang lengkap berdasarkan Langkah poin (1) dan (2). Koordinator Kota membuat tabel RKK yang terdiri dari kolom-kolom sbb :nomor urut, uraian kegiatan, sasaran, kolom-kolom perincian dana dari berbagai sumber, dan kolom jumlah. Tabel tersebut diisi sesuai kolom yang ada.

Penyusunan RAPBK, Manager Keuangan Komunitas membuat tabel RAPBS yang terdiri dari kolom-kolom, yaitu kolom rencana penerimaan dan jumlahnya, kolom rencana pengeluaran dan jumlahnya. Tabel tersebut diisi kemudian ditandatangani oleh koordinator kota dan Manager keuangan..


SUMBER PENDAPATAN KOMUNITAS
Adalah sumber –sumber dana yang mempengaruhi pendapatan komunitas. Sumber Pendapatan Komunitas diantaranya bisa kita dapatkan dari sumber-sumber sbb :
a. Dana Pengembangan Kota dari Pusat
b. Iuran wajib member kota
c. Iuran Sukarela member tiap kota
c. Hasil usaha Komunitas

BELANJA KOMUNITAS
Adalah segala bentuk pengeluaran komunitas dalam jangka waktu satu tahun yang sudah direncanakn sebelumnya.
Contoh belanja komunitas :
a. Operasional Komunitas
b. Kegiatan rutin komunitas
c. Kegiatan insidental komunitas
d. Operasional Rumah Belajar

Sumber:Kulwap Manager Keuangan IIP

Jumat, 03 Maret 2017

Syaina belajar memakai baju sendiri

Melatih Kemandirian


Action 9: Memakai baju sendiri

Latihan kemandirian hari ini adalah memakai baju sendiri.Terinspirasi dari membaca buku seri halo balita berjudul aku bisa pakai baju sendiri.Setelah mandi,syaina berlatih memakai baju sendiri.Saya fasilitasi perlengkapan syaina setelah mandi ditempat yang terjangkau anak.Ada bedak,minyak telon,sisir,minyak rambut,hand and body,minyak wangi.Syaina secara berurutan memakainya:

  1. Diawali dari minyak telon yang diusapkan dibagian perut dan punggung.
  2. Mengusapkan bedak dibadan dan wajah
  3. Mengambil body lotion dan diusapkan pada kedua tangan dan kaki
  4. Memakai hair lotion
  5. Memakai baju atasan diawali dengan basmallah.Pertama mencari lubang leher dan memasukkan ke kepala.Secara bergantian memasukkan tangan kanan dan kiri ke lubang lengan
  6. Memakai celana.Walaupun posisi celana belum rapi dan benar,tetapi syaina mengetahui tata cara memakainya.
  7. Memakai parfum dan menyisir rambut
Horeee,Yes I Can



#Level2
#Day9to10days
#KuliahBunSayIIP
#MelatihKemandirian

Kamis, 02 Maret 2017

Syaina belajar meletakkan baju kotor pada tempatnya

Melatih Kemandirian


Action 8: Syaina belajar meletakkan pakaian kotor pada tempatnya.

Syaina belajar meletakkan pakaian kotor pada tempatnya.Syaina sudah bisa melepas baju ketika akan mandi dan meletakkan baju kotor pada tempatnya.Ketika saya lupa meletakkan baju kotor tidak pada tempatnya syaina langsung mengingatkan saya "umi kok baju kotornya ditaruh disini (sembarang tempat)".Syaina langsung membawa baju kotor tersebut dan meletakkan pada tempatnya.

Saatnya memberikan tantangan.Yuk mencuci baju.Baju-baju kotor dimasukkan ke dalam ember yang telah diberi detergen untuk direndam.Hore berhasil,Yes I Can.




#Level2
#Day8to10days
#KuliahBunSayIIP
#MelatihKemandirian

Rabu, 01 Maret 2017

Belajar minum susu pakai gelas

Melatih kemandirian


One week one skill pekan ini adalah melatih syaina minum susu dengan gelas.Tidak mudah merubah kebiasaan dari minum susu dengan botol ke minum susu dengan gelas.Keluar dari zona nyaman syaina.Tantangan terberat adalah saat syaina bangun tidur dan menjelang tidur selalu minum susu dengan botol.Saya dan suami sudah berkomitmen untuk melatih syaina minum susu dengan gelas.Beberapa usaha yang kami lakukan adalah 

  • Kami lakukan sounding kepada syaina saat suasana hati syaina sedang senang.
  • Kami mengajak syaina melihat video anak yang sedang minum susu dengan gelas.
  • Melibatkan syaina memilih gelas dengan karakter yang ananda sukai
  • Melibatkan syaina membuat susu dengan gelas.
  • Mengajak syaina minum susu dengan gelas bersama-sama setiap pagi.
Usaha yang Kami lakukan tidak selalu sesuai harapan kami.Tangisan dan teriakan mewarnai proses usaha kami.Tidak jarang memicu perselisihan pendapat diantara kami.Tetapi kami sepakat bahwa ketika anak menginginkan sesuatu harus dengan cara yang baik.Bersikap sabar dan konsisten agar tidak mudah iba dengan teriakan dan tangisan anak sehingga tidak dijadikan senjata oleh anak ketika menginginkan sesuatu.Keinginan ananda tidak pernah kami luluskan selama ananda meminta dengan cara yang tidak baik.Yang kami lakukan adalah bersikap acuh tak acuh dengan tetap mengawasi tingkah laku anak sampai ananda selesai menangis dan berteriak.Setelah kondisi tenang,kami lanjutkan sounding dan negosiasi.Akhirnya anak sepakat untuk minum susu dengan gelas.Walaupun saat minum susu dengan gelas tidak selalu habis,kami memaklumi bahwa ini adalah masa adaptasi anak dan kami berikan pujian atas sikap ananda tersebut.Latihan ini terus dilakukan setahap demi setahap.








#Level2
#Day7to10days
#KuliahBunSayIIP
#MelatihKemandirian
#ODOPfor99days