Selasa, 07 Januari 2020

Telur orange, menentukan cara belajarku

Di minggu ke tiga saatnya menentukan ilmu apa saja yang mendukung ketrampilan pada telur merah minggu lalu.




1. Menentukan tujuan belajar "strong why"
Prioritas ketrampilan yang saya pilih dari 5 telur merah minggu lalu adalah ketrampilan managemen emosi.Karena ketidaktrampilan saya dalam mengelola emosi dan fakirnya ilmu tentang manajemen emosi membuat saya merasa mengganggu aktivitas yang saya suka dan bisa. Seringkali ketidakmampuan saya memanajemen emosi membuat bad mood seharian sehingga menggangu kebahagiaan saya dan keluarga. Maka ketrampilan manajemen emosi menjadi prioritas pertama saya. Tujuannya adalah agar saya mampu mengelola emosi saya sehingga tidak meledak-ledak, mampu memberikan respon yang pas terhadap situasi/tantangan yang dihadapi sehari-hari sehingga tidak mengganggu kebahagiaan saya, perlu menjadi ibu yang mampu waras setiap hari. 

2. Ilmu yang saya perlukan
Ilmu yang saya perlukan untuk mencapai tujuan adalah 
- bagaimana mengelola emosi
- bagaimana meningkatkan dan melatih kecerdasan emosi
- bagaimana meningkatkan dan melatih kecerdasan spiritual. 

3. Sumber ilmu
Belajar dari berbagai sumber ilmu baik online maupun offline, buku,  maestro,  pengalaman, komunitas, seminar/workshop dll.

4.  Menentukan cara belajar yang gue banget.
Saya tipe visual auditory, akan lebih mudah belajar ketika bertatap muka langsung dengan maestro, lebih berdampak dan feelnya dapat. Kemudian akan memperkuat dengan sumber ilmu lain seperti membaca buku/sumber online.Lalu menentukan action plan dalam bentuk tulisan yang eye catching plus di tempel di area yang mudah saya lihat/baca dan tahap terakhir adalah do action plan.


#Bundacekatan
#Batch1
#Telurorange

Senin, 23 Desember 2019

Menemukan terampilku

Setelah tahap satu minggu lalu menentukan lima aktivitas suka dan bisa di telur hijau maka minggu ini, kami di ajak bermain mencari telur merah yang merupakan ketrampilan yang diperlukan untuk mendukung aktivitas suka dan bisa/telur hijau. 





Tahap memilih telur merah:
1. Membuat list jenis ketrampilan yang dibutuhkan untuk membuat aktivitas di telur hijau tetap berjalan bahagia dan manfaat.


2. Memilih lima ketrampilan yang penting dan mendesak yang perlu di cari ilmunya agar tidak mengganggu kebahagiaan aktivitas suka dan bisa. 


Akhirnya menemukan lima telur merah pada kuadran penting dan mendesak, yaitu

  • Ketrampilan manajemen waktu
  • Ketrampilan menentukan skala prioritasj
  • Ketrampilan mengelola emosi/komflik
  • Ketrampilan komunikasi produktif
  • Ketrampilan mengurus baby


#Bundacekatan
#Temukanterampilku
#Telurmerah

Aku berani naik kuda sendiri

Dua hari lalu tanggal 18 dan 19 desember 2019, saat uminya belajar bersama team apotek. Syaina dan abi belajar mandiri.    Syaina memilih berkuda lagi di johnsto. Sebulan yang lalu,kami bertiga berkunjung ke tempat yang sama, memperkaya gagasan tentang berkuda salah satu olahraga rasulullah.

Masih proses adaptasi, syaina masih takut mendekat pada kuda, masih tahap observasi memastikan apa yang ada didekatnya aman. Syaina masih belum berani memberi makan sendiri kepada kuda yang ada. Saat abinya naik kuda, syaina ragu antara ikut naik atau tidak. Akhirnya syaina ikut naik kuda besar bersama abi. Ekspresinya masih tegang sambil merasakan sensani naik kuda langsung.

Bulan desember, atas permintaannya sendiri. Syaina minta kembali belajar berkuda. Saat sebelumnya berkata: umi dan abi syaina mau belajar berkuda, syaina mau naik kuda sendiri, kuda yang kecil. Syaina berani? Tanya umi.  Aku berani mi (teringat cerita di buku hallo balita "aku anak pemberani").

Tanggal 18 Desember, syaina ke johnsto untuk kembali belajar berkuda. Umi dapat cerita dari abi dan syaina. Kalau syaina sudah berani naik kuda sendiri walaupun awalnya takut,  akhirnya syaina berhasil mengalahkan rasa takut dan berdamai merasakan sensasi berkuda dengan tenang. Alhamdulillah.... Syaina juga sudah berani memberi makan kuda. Yeyeyeye.....

Saat bertemu dengan uminya selesai acara workshop. Syaina langsung bercerita tentang keberaniannya bisa naik kuda sendiri dan berani memberi makan kuda.

Esok harinya memgajak umi ke johnsto lagi dan meminta umi melihat langsung bagaimana ananda berani naik kuda sendiri dan memberi makan kuda. Rasa percaya dirinya naik. 








Sabtu, 21 Desember 2019

Syaina 5y4m, anak sholehah yang rajin bantu umi. Saat tahu uminya hamil dan kelelahan, anak ini sigap sekali membantu uminya. 
Mengambilkan obat jika mau habis
Mengambilkan obat dan air minum jika akan minum. 
Membantu umi mengerjakan pekerjaan sehari-hari seperti mengepel, menyapu. 
Memijat bagian tubuh umi ketika umi merasakan keluhan dibagian tubuh tertentu. 
Paham dan tidak mengajak uminya main saat uminya lelah/sakit.
Menemani uminya kontrol ke dokter untuk melihat kondisi kesehatan dan tumbuh kembang calon adiknya. 
Mendoakan umi dan adiknya agar selalu diberi sehat, persalinannya lancar dan umi nggak kesakitan. 
Membantu umi membereskan keperluan untuk adeknya kelak. 
Membantu mengusulkan nama yang baik untuk adeknya. 
Mengelus, mencium dan menunjukkan kasih sayang seorang kakak ke adeknya. 
Masih banyak hal lain yang ananda lakukan untuk umi dan calon adeknya. 

Masya allah, nikmat allah mana yang kami dustakan? Diberi anak yang sholehah lebih berharga bahkan tak ternilai harganya dibandingkan diberi harta yang melimpah. 

Semoga allah selalu memampukan kami orang tuanya untuk terus membersamai anak-anak kami, menjaga titipanmu sebaik-baiknya, menumbuhkan dan merawat fitrahnya.Sesungguhnya hanya Allah yang maha mendidik. 
Ampuni kehilafan kami, kefakiran kami selama membersamai titipanMU. Aamiin....

Membantu umi mengepel lantai




Ikut umi belajar kelas MPASI

Selasa, 17 Desember 2019

Lacak kekuatanmu

Kelas bunda cekatan dimulai.... AHA! siap belajar lagi menuju tahap bunda cekatan setelah melewati tahap belajar bunda sayang. Pada kelas bunda cekatan ini, kami di ajak belajar merdeka, merdeka belajar. 
Masuk ke playground bunda cekatan, kami mendapatkan dongeng, diajak bermain, mendapat hadiah dan kejutan.Yeyeye.....

Minggu pertama kelas bunda cekatan. Kami mendapat dongeng langsung dari bunda septi. Masuk tahap telur-telur, kami diajak menuliskan aktivitas yang selama ini kita kerjakan/perlu kita kerjakan sebagai perempuan, istri dan ibu agar kelak kita bisa cekatan di bidang yang kita suka dan bisa. 




Tahap pertama saya perlu membuat list aktivitas sebagai perempuan, istri dan ibu. 
Aktivitas sebagai perempuan: dandan, me time tidur siang dan jalan-jalan, makan,  traveling,  shoping, olahraga, praktek kefarmasian di apotek,  membuat rencana kegiatan harian/bulanan/tahunan, mengatur jobdesk karyawan, memanajemen apotek, berhitung,  merencanakan keuangan, membuat sistem,  membuat mind maping, belajar, beribadah. 

Aktivitas sebagai istri: melayani suami, masak, mencuci, mensetrika, bebersih rumah.

Aktivitas sebagai ibu: bermain bersama anak dan keluarga,  family time traveling dan ngobrol bareng, merancang kegiatan anak, bersama suami membuat family strategic planing.


Membagi aktivitas diatas menjadi empat kuadran. 
Kuadran I, aktivitas yang bisa dan tidak suka
Masak, mencuci, menyetrika, bebersih rumah. 

Kuadran 2, aktivktas yang bisa dan suka
Main,makan dan ngobrol bareng keluarga (traveling ke luar kota), aktivitas yang berkaitan dengan keuangan (data dan angka), memanajemen kegiatan keluarga/apotek, membuat mind maping, membuat sistem apotek. 

Kuadran 3, aktivitas yang tidak bisa dan suka
Dandan, olahraga renang

Kuadran 4, aktivitas yang tidak bisa dan tidak suka
Baking, aktivitas berkaitan dengan HRD,  memelihara hewan/tanaman.


#Lacakkekuatanmu
#Kelasbundacekatan
#Tahaptelur-telur
#Weekone

Kamis, 26 September 2019

Chocolate Caracter Cooking Class and Hydroponic gardening

Menjadi perjalanan untuk memperkaya wawasan syaina. Sabtu,  19 September 2019 kpk berkunjung tour de talent ke rumah tante dara dipurwokerto. Kami ingin memperkaya wawasan tentang berkebun sistem hydroponic dan membuat coklat karakter. Tante dara memang sedang menekuni kedua bidang tersebut.


Sebelum berkunjung sebagai tamu, umi kembali mengingatkan adab bertamu sebelum belajar. Syaina inget beberapa dan sisanya diulang lagi sama umi. Karena penting adab sebelum ilmu. 

Sesampai dirumah tante dara. Langsung disambut baik oleh una putri kecil tante dara yang berusia 3,5 tahun (rasa seumuran sama syaina karena postur badannya sama besar). 

Step 1. Kami belajar hydroponic gardening lebih dulu. Berhubung masih pagi biar nggak item, hahahahaha....

Media hydroponic terbuat dari pipa paralon yang diramcang sedemikian rupa untuk menanam sayur/buah dimana lahan kita terbatas. Pipa paralon tersebut juga untuk suplay air dan pupuk. Pupuk yang dipakai tante dara masih menggunakan pupuk sintesis, tetapi bisa juga pakai POC (pupuk organik cair). Pemberian pupuk sintesis ini ada caranya dan dosisnya. Di ukur juga lho pakai alat apakah sudah sesuai dosis/kebutuhan yang diperlukan. Tanaman ini sehat lho, karena bebas dari semprotan pestisida kimiawi. 

Anak-anak observasi dulu, lanjut praktek menanam dimedia. Langkah-langkahnya adalah
1. Menyiapkan alat dan bahan
2. Memotong media tanam bernama rockwool (berbentuk seperti spoon) secukupnya. 
3. Memotong-motong rockwool menjadi beberapa bagian sama besar. 
4. Membasahi rockwool dengan air agar lembab. 
5. Memilih bibit tanaman yang akan di tanam. 
6. Melubangi bagian tengah rockwool. Syaina memilih bibit bayam merah dan hijau untuk ditanam, sehingga perlu membuat lubang jauh lebih besar dibanding untuk menanam pakcoy yang dililih una. Karena satu lubang bisa dipakai untuk menanam lebih dari satu biji bibit bayam. Berbeda dengan pakcoy,  satu lubang, satu biji bibit. Sampai tahap ini, syaina masih bertahan dan telaten. 
7. Setelah lubang siap, syaina dan una mulai meletakan bibit tanaman ke dalam masing-masing lubang.
8. Bibit tanamanan siap untuk disimpan pada tempat yang gelap. Kenapa?  Tante dara menjelaskan proses pertumbuhan bibit menjadi kecambah dianalogikan seperti bayi  dalam rahim (bibit tanaman) yang perlu dilindungi dalam rahim ibu, belum mampu berinteraksi dengan dunia luar termasuk cahaya. Nah saat bibit mulai tumbuh berkecambah (kurang lebih 5 hari untuk bayam),  maka kecambah itu siap berinteraksi dengan dunia luar seperti sinar matahari. Ibarat bayi yang siap untuk dilahirkan. 
9. Yeyeyeye proses menanam bibit sudah selesai. 
10. Tiga hari setelah proses menanam bibit, tante dara mengirimkan foto tentang pertumbuhan bibit yang mulai berkecambah.Yes, kita berhasilπŸ‘πŸ˜. Makasih tante dara yang sudah berbagi ilmu ke kami.


11. Ketika akar tanaman kecambah mulai kuat dan banyak, itu tandanya siap dipindah ke pot di pipa hydroponic.


Setelah belajar menanam, kami diajak panen beberapa jenis sayur yang sudah siap panen. Anak-anak mengambil sayur bayam dan selada. Memisahkan sayuran tersebut dari pot tanam. Syaina akhirnya bisa panen sayur sehat dengan cara berbeda. 

Perjalanan belajar ini memberikan wawasan baru ke syaina, bahwa menanam itu tak selalu harus di sawah/kebun/tanam langsung didalam tanam seperti yang biasa syaina lihat disekitar rumah. Belajar tentang jenis-jenis sayur, bagaimana siklus menanam sayur mulai dari bibit sampai siap panen, betapa besar dan hebat kasih sayang allah yang menumbuhkan berbagai jenis sayur yang memberi banyak manfaat untuk kesehatan tubuh kita.

Step 2. Cooking class
Nggak sabar nih syaina pengen bikin coklat karakter.  Let's go! 
Langkah-langkah membuat coklat karakter dipandu oleh tante dara:
1. Memotong coklat putih sebagai bahan dasar untuk diberi warna. Anak-anak antusias memotong-motong coklat dari lembaran besar menjadi bagian-bagian kecil. Life skill memotong πŸ˜‰.
2. Lanjut melelehkan coklat putih yang sudah dipotong dengan cara dimasukkan ke panci stainless yang sudah di alasi dengan air panas (di panci yang berbeda, seperti metode penangas air).  Anak-anak belajar mengamati proses perubahan bentuk dari bahan padat menjadi cair dengan adanya bantuan katalisator panas. Belajar sains deh πŸ‘.
3. Lanjut memberi warna pada coklat putih yang sudah dilelehkan. Anak-anak bebas memilih warna sesuai keinginan mereka. Menguatkan ego. Syaina memilih warna pink dan ungu, sedangkan una memilih warna kuning dan biru. 
Ambil beberapa bagian coklat putih leleh,  letakkan pada plastik segitiga yang sudah ditaruh di gelas agar tidak tumpah dan memudahkan proses mengaduk warna. Ambil beberapa tetes pewarna makanan, secukupnya ya....Aduk dengan pengaduk sampai homogen. Sisihkan,  ulangi proses yang sama untuk warna yang berbeda. Anak-anak belajar fokus dan konsentrasi, koordinasi gerak motorik halus.
4. Melelehkan dark coklat. Prosesnya sama dengan langkah 1 dan 2. Setelah leleh masukkan dalam plastik segitiga
5. Coklat siap di cetak berbagai bentuk. 
6.  Anak-anak memilih bentuk cetakan sesuai keinginan. Syaina memilih karakter anak sholeh, bebek dan hello kitty. Una memilih gambar masjid dan nanas. 
Cetak-cetak sesuai selera. Anak-anak belajar berimajinasi melalui warna dan bentuk. Hanya anak-anak yang bisa berimajinasi membuat hello kitty yang berwarna pink putih menjadi hello kitty yang berkulit dark coklat. Hahahaha.... 
Ada yang konsisten dengan warna yang sama pada satu karakter, ada juga yang berimajinasi mencampur dua warna pada satu bentuk. Tak apa-apa, kalian keren, lanjutkan imajinasimu nak, amati perubahan warnanya. 
Kami orang dewasa hanya perlu menemani proses belajarnya, tak perlu banyak intervensi memberikan sudut pandang hanya dari kacamata kami. We proud of you 😘.
7. Setelah semua coklat dibentuk karakter. Saatnya memadatkan coklat dengan cara dimasukkan ke dalam kulkas. Anak-anak belajar perubahan bentuk. Dari leleh kembali menjadi padat. Agar pada coklat perlu diletakkan pada suhu dingin (kulkas 2-8 derajat).
8. Setelah kurang lebih 15 menit coklat sudah memadat dan diap dilepaskan dari cetakan. Saat yang paling ditunggu anak-anak. Sudah nggak sabar icip-icip coklat buatan sendiri πŸ˜†.
9. Coklat siap dimakan.Hemmm yummy enakkkkkk..... 


Terimakasih tante dara yang sudah memandu kami membuat coklat karakter. Terimakasih una sudah menemani proses belajar kami, una keren bisa memuliakan tamu. Hebat πŸ‘πŸ‘πŸ‘.
Semoga menjadi amal jariah ya.Aamiin....

Tiga hari kemudian syaina punya ide, coklatnya dijual keliling ke anak-anak sekitar. Mi coklatnya dijual ya, biar tabunganku jadi banyak biar cepet ke ka'bah. Masya allah,  ok deh.....
Sebelum jualan kita bersepakat tentang harga. Syaina belajar tentang nilai uang, mental berjualan, usaha yang harus dilakukan jika punya mimpi.

Mulai beraksi jualan. Bawa wadah berisi coklat dan dompet kosong untuk wadah uang. Muter keliling rumah,  ternyata nggak ada anak-anak, lagi pada pergi.
Ada cerita lucu saat syaina jualan:
Saat syaina lagi jual keliling, pas bareng sama tukang jajan keliling.
Eh syaina ditawari sama penjual jajannya:
Penjual: Kamu nggak mau beli jajan? 
Syaina: aku aja jualan coklat belum laku.

Lah pas ada rombongan anak-anak datang, pada nyerbu beli coklatnya ketimbang beli jajan ke penjual kelilingnya.

Eh si penjual bilang, lah jajane aku jadi nggak ada yang beli. 

Emaknya ngakakπŸ˜†.
Ternyata syaina happy, seneng jualannya habis dan dapet uang,  nggak malu juga. Okay good job nak 😘.

Hasil jualan coklat



#PortofolioSyaina
#5y2m

Rabu, 04 September 2019

FSP camp 1441H KPK bersama keluarga travelschooler

Ada beberapa tahapan langkah yang kami lakukan dari merencanakan mimpi sampai tahap berserah diri padaNYA. 


Tahap pertama adalah dream it. Setelah mengevaluasi dan dokumentasi perjalanan FSP 1440H pra satu muharam 1440H. Tiba saatnya kami membuat rencana/mimpi baru yang dituangkan dalam FSP tahun 1441H.

Tema FSP tahun lalu adalah go challenge. Kami menantang diri untuk terus berjalan, bertumbuh menjadi lebih baik lewat tantangan-tantangan baru. 
Perjalanan FSP 1440H memberikan kami banyak pelajaran berharga yang menambah rasa syukur kami tiada henti. Lewat challenge baru, kami ditantang untuk keluar dari zona nyaman yang membuat kami statis. Kami butuh dinamika yang lebih menantang demi perbaikan keluarga menuju misi hidup. 

Setelah di FSP 1440H dievaluasi, kami memutuskan untuk melanjutkan beberapa project yang belum "rampung" di tahun lalu. Perlu eksekusi lanjutan menuntaskan project yang belum selesai. Karena memang durasi waktu untuk beberapa project lebih panjang (lebih dari satu tahun). Tahun ini kami mengambil tema MORE CONSISTENT AND GO CHALLENGE PART #2. Makna more consistent adalah keberhasilan eksekusi ditahun lalu perlu diapresiasi dan perlu dipertahankan untuk terus konsisten agar bisa menjadi habit baik keluarga. Sedangkan makna go ca hallenge part #2 adalah kami perlu challenge baru terutama pada project pengembangan bisnis, karena dengan tantangan kami merasa terus bersemangat mencoba hal baru dengan harapan kami terus bergerak dan bertumbuh.












Tahap kedua adalah share it. Agenda tahunan komunitas travelschooler adalah sharing FSP masing-masing keluarga. Lokasi sharing FSP tahun ini adalah camp di kaki gunung merbabu, di cuntel salatiga. Belum berangkat sudah membayangkan kerinduan camp, keseruan, kebahagiaan dan mata ini akan dimanjakan oleh pemandangan pegunungan yang indah. 
Tahap share ini bertujuan agar semakin banyak doa yang dilempar ke langit, semakin banyak keluarga dan semesta yang mengaminkan mimpi-mimpi yang sudah kita tuliskan. Kebanyakan keluarga yang hadir adalah dari luar kota, sehingga doa musafir adalah salah doa yang dikabulkan. Aamiin..... πŸ™






Selain share FSP masing-masing keluarga, ada berbagai acara lain misalnya acara khusus anak-anak yang dipandu oleh keluarga beniq. Anak-anak belajar komponen penyusun bumi yaitu air, tanah dan udara. Udara adalah hal abstrak yang mungkin belum bisa dibayangkan oleh anak tentang bentuk fisiknya. Sehingga keluarga beniq membantu anak-anak memvisualisasikan seperti apa itu udara agar mereka mampu merasakan keberadaan udara yaitu dengan cara membuat kincir angin bersama. Yeyeye.... anak-anak antusias dan bahagia.  Mereka langsung mencoba kincir angin buatannya, mencari sumber angin agar kincir angin bisa berputar. 



Malam hari ada acara bbq dan api unggun. Horey, hawa dingin pegunungan digantikan oleh hangatnya api unggun. Anak-anak antusias menanti api unggun, melihat bentuk fisiknya dan makan marshmallow, sosis, baso tusuk bersama. Bahagianyaaaa...... 😍.


Ada juga belajar bersama dengan mbak ririn (seseorang pakar pendidikan anak yang sedang menempuh pendidikan PHD di australia). Temanya adalah tentang makna belajar. Beliau menyampaikan analogi belajar seperti proses anak yang sedang belajar berjalan dan seorang pelancar. Bahwa belajar tak hanya sebatas fokus pada hasil akhir, bahwa belajar adalah sebuah proses yang menggerakan seluruh tubuh (tak hanya anggota tubuh yang bergerak tetapi termasuk didalamnya adalah akal,  fikiran, hati, lingkungan dan sumber daya,dll). Bahwa belajar adalah proses yang tak terprediksi dan tak terkontrol. Proses/laku ini lah yang akan  semakin memahamkan diri kita. Terimakasih mbak ririn sudah memahamkan kami tentang makna belajar dari sudut padang yang berbeda. 


Terimakasih keluarga rumahku surgaku dan nabla home team yang sudah memfasilitasi jalannya FSP camp tahun ini. Banyak inspirasi, ide baru dan ilmu yang kami dapatkan dari FSP camp kemarin.

Semoga FSP yang sudah kami tuliskan dan di share menjadi doa yang dikabulkan. Menuju tahap berikutnya yaitu do it, pray it dan istiqomah it. 


#PerjalananKPK
#FSP1441H
#FSPCamp
#Travelschoolerfamilies