Tampilkan postingan dengan label Family strategic planing KPK 1440H. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Family strategic planing KPK 1440H. Tampilkan semua postingan

Sabtu, 21 Desember 2019

Syaina 5y4m, anak sholehah yang rajin bantu umi. Saat tahu uminya hamil dan kelelahan, anak ini sigap sekali membantu uminya. 
Mengambilkan obat jika mau habis
Mengambilkan obat dan air minum jika akan minum. 
Membantu umi mengerjakan pekerjaan sehari-hari seperti mengepel, menyapu. 
Memijat bagian tubuh umi ketika umi merasakan keluhan dibagian tubuh tertentu. 
Paham dan tidak mengajak uminya main saat uminya lelah/sakit.
Menemani uminya kontrol ke dokter untuk melihat kondisi kesehatan dan tumbuh kembang calon adiknya. 
Mendoakan umi dan adiknya agar selalu diberi sehat, persalinannya lancar dan umi nggak kesakitan. 
Membantu umi membereskan keperluan untuk adeknya kelak. 
Membantu mengusulkan nama yang baik untuk adeknya. 
Mengelus, mencium dan menunjukkan kasih sayang seorang kakak ke adeknya. 
Masih banyak hal lain yang ananda lakukan untuk umi dan calon adeknya. 

Masya allah, nikmat allah mana yang kami dustakan? Diberi anak yang sholehah lebih berharga bahkan tak ternilai harganya dibandingkan diberi harta yang melimpah. 

Semoga allah selalu memampukan kami orang tuanya untuk terus membersamai anak-anak kami, menjaga titipanmu sebaik-baiknya, menumbuhkan dan merawat fitrahnya.Sesungguhnya hanya Allah yang maha mendidik. 
Ampuni kehilafan kami, kefakiran kami selama membersamai titipanMU. Aamiin....

Membantu umi mengepel lantai




Ikut umi belajar kelas MPASI

Jumat, 22 Februari 2019

Make your ecoenzym

Asal mula tahu tentang zero waste adalah dari event keluarga perak 2018 di batu, malang. Lagi lagi perak memberi ruang bagi keluarga kami untuk terus belajar menjadi lebih baik.PERAK pancen oye.... πŸ‘.

Saat itu ada kelas tentang zero waste oleh mbak dini DK. Wawasan tentang sampah terbuka, mulai tertampar atas kesewenang-wenangan memperlakukan bumi dengan seenaknya menghasilkan sampah tanpa rasa tanggung jawab. Sebelum kenal zero waste, anggapan membuang sampah pada tempatnya menurut kami sudah cukup mengatasi masalah sampah.Ternyata anggapan itu keliru. Menjadi tantangan baru bagi keluarga kami, merasa sangat perlu memulai belajar dan praktek zero waste secara bertahap. Kami masukkan ke dalam Family Strategic Planing 1438H tahun 2019. 
Go Challenge....!!! 

Project zero waste bulan ini adalah make your ecoenzym. Berawal dari banyaknya kulit jeruk dirumah. Mengapa tidak untuk memulai membuat ecoenzym cleanser?

Menelusur sumber ilmu tentang ecoenzym.
Apa itu ecoenzym? 
Bagaimana cara membuat ecoenzym? 
Mengapa perlu membuat ecoenzym?
Dimana membuat ecoenzym? 
Kapan membuat ecoenzym? 
Siapa yang membuat ecoenzym? 
Pilih mana, ecoenzym cleanser atau cleanser kimiawi? 

Setelah menjawab pertanyaan-pertanyaan tersebut saatnya eksekusi. Go Challenge....!!!

Setiap menghasilkan sampah kulit jeruk,langsung bikin ecoenzym.Ini adalah kali keempat syaina ikut serta membuat ecoenzym.
Mi, ayo kita bikin ecoenzym (ajakan semangat dari syaina).
Oke, let's go. . .






Langsung berbagi peran. 
πŸ€ Umi mengambil peran menyiapkan alat yang diperlukan. Umi bertugas membuka botol setiap pagi. 
πŸ€ Syaina bersama umi mengambil peran menyiapkan bahan yang diperlukan. Mulai dari mengambil kulit jeruk dan gula merah, memotong keduanya menjadi bagian yang lebih kecil, membeli ragi, mengambil air, sampai mencampur satu per satu bahan yang telah disiapkan menjadi encoenzym. Syaina secara inisiatif mengambil dan memberi label pada botol ecoenzym sehingga kami tahu kapan waktu panennya. 
πŸ€ Abi berperan memberi support penuh di project ecoenzym ini. 

Hikmah project ini adalah
1. Menumbuhkan rasa tanggung jawab atas sampah yang dihasilkan.Sampahku adalah tanggung jawabku. 
2. Mengolah kembali sampah yang dihasilkan menjadi sesuatu yang bermanfaat. Kulit jeruk menjadi ecoenzym cleanser. 
3. Menumbuhkan intelectual curiosity tentang ecoenzym, menumbuhkan creative imajination and art of discovery anak. 
4. Praktek life skill. Memotong, mencampur, menuang. 
5. Menumbuhkan ghairah cinta bumi. 

Wah pas keluarga pelem kalih eksekusi project ecoenzym, pas ada challenge zerowaste di perak tahun 2019. Cucok banget nih, bikin tambah semangat.Go Challenge....!!!  πŸ’ͺπŸ˜‰.


#KPKbelajarzerowaste
#GoChallenge
#famproperak2019
#zerowastechallenge

Selasa, 25 September 2018

Family strategic planning "Keluarga Pelem Kalih (KPK)" Tahun 1440 H

Ini adalah kali kedua kami membuat family strategic planning.Sebelum kami mengikuti workshop family strategic planning (FSP),diawal tahun 2018,kami mencoba membuat planning kegiatan keluarga ditulis manual dalam sebuah buku agenda keluarga.Kami mendiskusikan tentang hal-hal baik apa yang akan direncanakan dan dilakukan beberapa tahun ke depan.Setahap demi setahap rencana tersebut dieksekusi,dalam rangka terus memantaskan diri menuju "A" home team. Tentu tidak semua rencana terealisasi,ada yang lancar dan ada yang pending.Kami terus melakukan monitoring dan evaluasi.Apa yang sudah sukses dicapai diapresiasi agar terus meningkatkan semangat.Yang terpending mulai digali kembali untuk dilanjutkan di next FSP tahunan atau di cut off untuk ganti strategi.Menggali insight learning dalam setiap kejadian.

Beberapa pekan lalu, kami bersama teman-teman travel schooler families merancang agenda travelschooling ke banyuwangi dengan agenda utama share FSP masing-masing keluarga dan exsplore beberapa destinasi di banyuwangi.Tanggal 8-11 september 2018 kami eksekusi rencana tersebut. Moment share FSP ini bertepatan dengan jelang pergantian tahun baru islam, 1 muharram yang jatuh pada tanggal 11 september 2018.

Sebelum share FSP masing-masing keluarga di banyuwangi.Kami keluarga pelem kalih,melakukan beberapa persiapan untuk membuat FSP setahun kedepan.Mulai dari mengikuti workshop FSP pertama kali dijogja 26 agustus 2016 dan workshop FSP di purwokerto 2 september 2018.Terimakasih untuk emak dan bapak yang tiada henti membimbing dan berbagi ilmu kepada kami.Jazakumullah khair katsirπŸ™πŸ˜Š.

Setelah mengikuti dua kali workshop FSP tersebut,kami mulai ngobrol serius di family forum keluarga untuk membuat FSP setahun kedepan.Masing-masing anggota keluarga menyampaikan apa-apa yang ingin diraih dan dilakukan setahun kedepan.Bagi kami ngobrol di family forum adalah kebutuhan untuk menyamakan suhu keluarga sehingga kami berharap akan memudahkan langkah kami saat eksekusi project.

Dari kegiatan ngobrol bareng,kami mendapat beberapa catatan kasar/oret-oretan untuk di percantik dalam bentuk tulisan/gambar agar menambah semangat eksekusi.Kami tulis di slide power point untuk di share dibanyuwangi.Kami juga membuat kreasi tulisan FSP untuk diprint out dan di tempel di kamar agar eye cathing,memacu semangat dan mempermudah saat ada penambahan ide,monitoring dan evaluasi.

Kami berbagi peran dalam merancang FSP keluarga.Masing-masing peran disesuaikan dengan kekuatan kami masing-masing:
1.Abi sebagai leader keluarga,menyampaikan visi dan misi keluarga dalam bentuk cerita,eksekutor project,humas.

2.Umi sebagai sekertaris,menager keuangan,mendesain dan konseptor project,duta ilmu,presentator.

3.Syaina sebagai tim hore, duta doa dan membantu dalam action project.

Taman Nasional Baluran menjadi saksi bagi travel schooler families saat persentasi FSP.Malam hari ditengah hutan dan savana yang hening,kami mempresentasikan FSP masing-masing keluarga.Diawali oleh keluarga doyan dolan yang menjelaskan point-point dalam menyusun FSP dan mempersentasikan FSP keluarganya.Salah satu keluarga yang menjadi inspirator bagi kami sekaligus sebagai pembimbing/panutan bagi kami keluarga-keluarga newbie.hehehe....πŸ˜‰.
Keluarga doyan dolan selalu keeereeennnn dalam konsep dan eksekusi FSP.Tidak perlu diragukan lagi.TOP tenanπŸ‘πŸ‘πŸ‘

Lanjut satu per satu keluarga lain maju bergantian.Semakin terpukau sekaligus grogi dengan persentasi keluarga keren lainnya.Ada keluarga sopo ngiro,keluarga fahrizal,keluarga beniq,keluarga elfath, keluarga gubug keikhlasan dan keluarga mas doni dan mbak indah (keluarga baru kami asal banyuwangi).

Saat tiba giliran keluarga pelem kalih yang maju, antara grogi dan dibawa pede aja.Lebih ke cerita/curhat bukan persentasi supaya lebih enjoy dan menikmati πŸ˜†.Kali pertama kami persentasi di depan keluarga travel shooler.

Umi sebagai persentator,menceritakan satu per satu slide yang telah dibuat.Mulai dari misi keluarga,core value,tujuan dan target,starting point (kekuatan keluarga),golden rules,bekal dan support system dan action plan.Tema tahun ini adalah go challenge.Ada yel yelnya lho......😍

Go challenge
Go chellenge
Go....

Syaina 4y putri kami senang sekali nyanyi yel-yel tersebut.Kemarin saat persentasi FSP di baluran sudah direncanakan untuk tampil tapi ternyata syaina tertidur sebelum kami maju persentasi.Tapi nggak papa,yang penting syaina semangat terus menyanyikan yel yel ini sebagai penyemangat project keluarga.Yeyeyeye.....😘😍

Tak menyangka respon baik sebagai bentuk kasih sayang dari temen-temen atas persentasi kami.Menjadi mood boster dan high energy bagi KPK.Maturnuwun...πŸ™πŸ˜Š

Berikut beberapa slide FSP keluarga pelem kalih:















Moment persentasi FSP di baluran menjadi salah satu moment yang dinanti.Karena kami akan saling belajar,belanja gagasan,saling support,saling menginspirasi,menambah keakraban dan saling mengenal lebih jauh.Moment yang tak terlupakan....Terimakasih travel schooler families sekaligus keluarga perak yang selalu menjadi teman perjalanan keluarga pelem kalih dalam berproses dan selalu menginspirasi keluarga kami.K E R E N........πŸ˜ŠπŸ™.

Membanggakan....πŸ‘πŸ‘πŸ‘
Apik tenan .....πŸ‘πŸ‘πŸ‘
Rancakbana .....πŸ‘πŸ‘πŸ‘
Yeeeeee......





#PerjalananKPK
#FSPKPK
#1440H
#Gochallenge