Rabu, 27 Juni 2018

Allah adalah As Sami'

DIA lah ALLAH yang maha mendengar
Bahwa Allah satu-satunya yang mampu mendengar segalanya
Bahwa Allah mampu mendengar lewat doa

Alat dan Bahan: Kaleng susu dan tali, tang,palu dan paku

Membuat telepon-teleponan dari kaleng susu selain mengenang permainan tradisional masa kecil umi dan abinya ,permainan ini dijadikan sebagai simulasi untuk mengenalkan Allah As Sami'

Abi sebagai pimpro yang bertugas membuat telepon-teleponan ini.Syaina turut membantu mengambilkan beberapa alat yang dipakai untuk membuatnya.Umi cukup mendokumentasikan dan memberikan insaigh kepada ananda betapa allah maha mendengar lewat simulasi telpon-telponan.

Permainan pun dimulai. Sebagai tester syaina bermain dengan abi. Abi berbicara,syaina diminta untuk mendengarkan dan menyebutkan kalimat yang abi bicarakan.Bergantian sebaliknya. Respon syaina bahagia dan menikmati permainan ini.


Selanjutnya tugas umi untuk bermaim dengan syaina.Slow but sure begitu tagline dan cara kami dalam mengenalkan Allah.Membuat ananda terpesona dengan Allah dengan cara yang menyenangkan dan tanpa ia sadari bahwa ia sedang mengenal tuhannya.

Disela permainan umi berbicara pada ananda.

Nak Allah maha mendengar,
Allah bisa lho mendengar apapun
Kita kan disini dan Allah ada di Arasy,tapi Allah bisa mendengar apa yang kita katakan lho.

Syaina bisa nggak denger suara orang dari jauh?misalnya nih syaina disini,terus mbak naura di salatiga.Bisa nggak syaina denger suara mbak naura disana?Mbak naura lagi ngomong apa,syaina denger nggak?

Nggak bisa umi.

Bisa tapi harus telpon dulu,supaya kita bisa mendengar suara mbak naura yang berjauhan dari kita.

Tapi Kalau Allah pengen denger suara kita dari jauh,Allah nggak perlu telpon nak.Kan Allah maha mendengar apapun.Itu lah hebatnya Allah.

Kita ngomong bisik-bisik Allah denger
Kita berdoa,Allah denger
Kita berbicara dalam hati,Allah denger

Hebat ya Allah.

Coba kalau syaina minta sesuatu sama Allah terus syaina berdoa sama Allah.

Misalnya, Ya allah syaina pengen makan es krim. Allah denger nggak? Denger donk

Karena allah maha mendengar,terus Allah menitipkan rezeki ke umi.

Kata allah,umi ini rezeki buat umi buat beli es krim,nanti tolong kasihkan ke syaina anak sholehah ya, jangan lupa ya mi.
Begitu pesan Allah buat umi

Jadi kalau syaina mau minta sesuatu bilang sama Allah ya lewat doa.Allah pasti denger doa syaina anak sholehah.😊😍


#portofoliosyaina
#3y11m


Kamis, 07 Juni 2018

Family of the week "project ramadhan 1439H KPK"

Punten mohon izin kepada emak dan bapak yang terhormat dan tersayang.Izinkan kami anak emak dari Keluarga Pelem Kalih (KPK) ikut mencorat coret rumah baru ini dengan tulisan.πŸ™πŸ˜Š

Assalamu'alaikum....
Bismillahirahmanirahim....
Semangat pagi, semangat ramadhan.
Bagaimana kabarnya?Mudah-mudahan sehat dan bahagia selalu. Aamiin... .

Perkenalkan kami dari Keluarga pelem Kalih. Dengan kepala keluarga abi indra octa supraba,umi linda kurniawati dan putri kami naura syainala maritza. Kalau ingin kenal lebih jauh tentang keluarga kami, boleh nengok profil keluarga kami disini.

Bulan maret tahun 2018 adalah kali pertama keluarga kami akhirnya diberi kesempatan mengikuti event PERAK (Perindu Ramadhan keluarga) setelah masuk daftar waiting list (Deg-degan). Bahagia rasanya ketika kami bertemu, ngobrol dan bermalam dengan keluarga-keluarga ideologis.Banyak diantaranya pertama kali bertemu offline. Rasanya seperti lebaran.....😍.

Dalam event perak keluarga kami belajar banyak hal dari keluarga-keluarga ideologis yang keren. Yang bikin kangen dievent ini adalah ada sesi shoping.Jangan dibanyangkan kayak lagi shoping di mall ya...Shoping di perak itu lain daripada yang lain,hemat dan nggak bikin katong bolong. Rasanya jangan nanya, bikin nagih.... πŸ˜….Shopingnya kaya apa sih kalau di perak? Salah satu shoping yang memberi dampak positif bagi keluarga kami adalah shoping gagasan project ramadhan tahun ini. Tema tahun ini adalah diaspora. Kami dituntun oleh emak dan bapak untuk menuliskan dua hal yang ingin ditumbuhkan pada anak-anak kami, dalam mempersiapkan spora yang unggul.

Semangat yang mendidih untuk menghadirkan sesuatu yang berbeda di ramadhan kali ini, sepulang dari perak kami menyediakan waktu khusus (niat pake banget😝) untuk ngobrol bareng tentang hal apa yang ingin kita tumbuhkan bersama di ramadhan kali ini. Dua point yang pilih adalah aqidah dan adab. Kami tuliskan dalam kertas berhias spidol warna warni dan ditempel untuk memacu semangat kami menjalankan project ramadhan yang telah dituliskan (biar nggak jadi hiasan belaka, inget kata bapak "ojo kalah karo wegah"πŸ˜‰). Kami memilih dua point tersebut untuk ditumbuhkan karena sejalan dengan usia ananda naura 3 tahun 10 bulan yang golden agenya ada di fitrah keimanan.Sehingga bulan ramadhan ini adalah kesempatan yang sangat sayang untuk dilewatkan tanpa mroject bareng keluarga.




Menghias kamar ditemani senandung lagu ramadhan kurindu dari kang abay menjadi project pertama kami untuk menyambut bulan ramadhan.Terimakasih keluarga kang abay, lagunya keren dan naura syuka.Cerita selengkapnya tentang keseruan kami menghias kamar ada disini.


Project keluarga kami berikutnya adalah indahnya berbagi. Kali ini kami berbagi dengan cara mengadakan workshop menjahit dan buka bersama sahabat yatim bersama temen-temen komunitas disini dan keluarga doyan dolan. Mumpung ada keluarga perak yang bersilaturahmi ke tempat kami yaitu keluarga doyan dolan yang keren.😊


Sahabat yatim sangat antusias dengan adanya acara ini. Mereka exceted untuk membuat pouch sendiri dengan bimbingan bunda noor doyan dolan sebagai coach.


Mngkin corat coretnya cekap sementen nggih emak dan bapak, kulo aturaken matursuwun kaliyan ilmu ingkah emak lan bapak paringaken dateng kawulo anakmu. 
Matursuwun dumateng konco-konco keluargo perak kaliyan ilmu, ide lan gagasanipun. 😘

Oiya ada yang ketinggalan, kalau ada keluarga perak yang main ke tempat kami di purwokerto, bersilaturahmi dan tacit bareng boleh banget dengan senang hati, kami tunggu. Nanti kita cobain mendoan yang ngangenin dan bikin nagih ya, boleh tanya testimoninya ke keluarga doyan dolan dan keluarga sopo ngiroπŸ˜‰.Dan praktek langsung berbicara bahasa ngapak "ora ngapak, ora kepenak".

Sampai jumpa dengan next cerita project keluarga berikutnya. Sampai jumpa di next perak 2019.😊✋

Wassalamu'alaikum.....

Senin, 14 Mei 2018

Project Ramadhan 1 "Menghias Kamar"

Bulan ramadhan sebentar lagi datang. Bulan mulia yang penuh rahmat dan keberkahan. Alhamdulillah tahun ini kami masih diberikan kesehatan dan umur panjang untuk berkumpul dan bertemu kembali dengan bulan ramadhan. Nikmat syukur tak terkira kami panjatkan kepada Allah atas rizki kesehatan dan panjang umur yang telah berikanNYA. 

Tahun ini, keluarga kami hadir dengan nuansa yang berbeda. Kami membuat serangkaian project untuk semakin meningkatkan ketaqwaan kami selama bulan ramadhan. Menguatkan bonding keluarga. Membuat hari-hari dibulan suci ramadhan semakin bermakna.Tidak melewatkan bulan suci ini hanya dengan berpuasa saja tetapi kami ingin menguatkan aqidah dan adab dalam beberapa project semala bulan ramadhan. 


Semangat untuk merencanakan dan menyusun project, kami buat dengan penuh kesungguhan. Setelah satu bulan yang lalu kami mengikuti acara PERAK (Perindu Ramadhan Keluarga) sebagai salah satu event silaturahmi keluarga-keluarga perindu ramadhan. Kami belanja ide dan gagasan dari keluarga yang lain. Pasca perak, kami membuat forum keluarga khusus (ngobrol intens antara saya dan suami)  untuk menyusun project keluarga selama ramadhan. Satu minggu yang lalu kami menuju kota gudeg, sengaja membuat waktu khusus untuk berdiskusi project ramadhan dengan keluarga kecil kami. Dua pilar yang kami pilih untuk dikuatkan selama ramadhan tahun ini adalah aqidah dan adab.  Kami berbicara serius dan mencatat satu per satu rencana project.

Salah satu project kami adalah menghias kamar 

Latar belakang project adalah kami memiliki seorang putri usia 3 tahun 9 bulan.Sesuai fitrah perkembangan, fitrah iman adalah golden age diusia dibawah 7 tahun.Bertepatan dengan detik-detik datangnya bulan suci ramadhan, adalah waktu yang tepat bagi kami untuk menumbuhkan ghairah ananda terhadap bulan ramadhan melalui kegiatan yang menyenangkan. Akhirnya kami memiliki ide untuk menghias kamar dalam rangka menyambut bulan suci ramadhan. 

Tujuannya adalah selain untuk menyambut datangnya bulan suci ramadhan dengan riang gembira, kegiatan ini dilakukan untuk menumbuhkan ghairah syaina putri kami dalam menyambut datangnya bulan suci ramadhan. Menumbuhkan ghairah rasa cinta terhadap bulan ramadhan dengan kegiatan yang menyenangkan. 

Tempat dan waktu pelaksanaan project adalah dikamar keluarga pelem kalih, hari minggu 13 Mei 2018 pukul 09.00-selesai.

Pimpro project ini adalah abi.

Kami berbagi tugas dalam pelaksanaan project:
1. Umi bertugas belanja ide dekorasi hiasan ramdhan, bersama-sama abi dan syaina mengumpulkan bahan-bahan yang diperlukan, mengeprint beberapa file yang diperlukan,membuat tulisan judul proyek dan seksi dokumentasi kegiatan.

2. Syaina bertugas membantu umi dalam proses persiapan bahan,diantaranya menggunting tulisan, menggandeng tulisan dengan pita, memompa balon dan tim hore. 

3. Abi bertugas memasang dan menempel semua bahan yang sudah disiapkan umi dan abi. 

Yang menarik saat proses menghias ramadhan adalah semua anggota memiliki peran masing-masing ditemani dengan soundtrack lagu terbaru kang abay berjudul ramadhan Ku Rindu, menambah semangat buat syaina. Diulang-ulang lagunya tanpa bosen.






Hal-hal yang kami tempel dan maknanya adalah
1. Tulisan Happy Ramadhan Mubarak,sebagai bentuk suka cita menyambut ramadhan. 
2. Balon "Love" sebagai simbol bahwa kami rindu akan datangnya bulan ramadhan.
3. Tulisan judul project ramadhan yang terbuat dari bambu dan ditulis dengan cat air, sebagai simbol bahwa memanfaatkan  bambu yang ada disekitar kita sebagai simbol bahwa puasa tetap indah dengan segala kesederhanaannya,apa adanya tanpa harus berlebihan mengada ada sesuatu yang tak ada. Dan tulisan judul project kami tulis sendiri dengan cat air sebagai wujud kesungguhan kami menyambut bulan ramadhan dengan warna-warni tulisan yang menunjukkan keceriaan.
4. Pada papan white board yang menunjukkan bahwa bukan ramadhan adalah bulan suci, ditempel dengan selembar kertas berisi list project keluarga selama bulan ramadhan, poster asmaul husna sebagai wujud cinta kepada Allah, dan worksheet aktivitas amalan selama ramadhan sebagai cambuk agar kami senantiasa memperbanyak ibadah selama ramadhan. 



#PerjalananKPK
#ProjectRamadhan1

Rabu, 02 Mei 2018

Mungkin "Sifat unik atau potensi kekuatan"

Mungkin "Command"

Ketika bermain dengan temannya atau orang tuanya, syaina sangat suka mengatur. Umi nanti jadi ini,abi jadi ini. 
Saat bermain motor-motoran.Syaina meminta umi/abinya untuk jadi supir
Saat bermain jual beli, syaina meminta umi/abinya menjadi pembeli
Saat bermain profesi dibank, syaina meminta umi jadi customer dan abinya jadi satpam
Begitu pula dengan temannya. 


Mungkin "activator"

Ketika syaina terfikirkan melakukan sesuatu, syaina ingin segera bertindak dan cenderung tidak sabaran bahkan sering memaksa orang lain untuk segera mengikuti keinginannya. Misalnya, syaina punya ide bermain sesuatu, maka ananda akan mengajak umi/abinya untuk segera melakukannya tanpa mempertimbangkan situasi kondisi saat itu.



Mungkin "Belief"

Syaina sangat suka melayani orang lain, misalnya:
- Syaina suka menawarkan dirinya untuk menyuapi makan kepada orang-orang terdekat yang ananda kenal atau kepada anak yang usianya dibawah ananda
- Syaina suka menawarkan diri untuk menata bantal dan guling untuk tidur umi, abi dan dirinya
- Syaina suka membantu umi/karyawan diapotek melayani pembeli, membawakan faktur untuk ditanda tangani umi walaupun harus bolak balik dan tidak mau jika dibantu oleh karyawan apotek, menata barang di apotek.
- Saat bermain peran syaina sering mengambil peran sebagai seseorang yang melayani orang lain contoh penjual, teller, kasir.
- Syaina suka melayani tamu,  kalau ada tamu syaina suka mengambilkan minuman,  makanan kecil,  tisue dan menemani tamu ngobrol sebagai bentuk memuliakan mereka. Ghairahnya tinggi, semangat dan tanpa disuruh otomatis menjamu segera melakukannya.
- Saat bermain disawah dengan teman-temannya mengambil jerami yang hendak dibakar untuk membuat api unggun,  syaina memilih untuk mengambil peran sebagai pengumpul jerami dan memberikan estafet kepada temannya untuk kemudian di bakar menjadi bahan baku api unggun. Syaina tidak mengumpulkan sendiri dan langsung menaruh dalam tumpukan jerami api unggun tetapi ananda memilih untuk mengumpulkan saja dan memberikan estafet kepada temannya.  (syaina, 4y).
- Hari ini,  28 Februari 2019 saat abinya sakit. Syaina (4y7m) lebih banyak we time dengan uminya. Apa saja yang dilakukan uminya, ananda hadir disamping uminya. Saat uminya praktek di apotek, ananda hadir menemani uminya "mi aku juga mau praktek" , sabarku hari ini menunggu umi selesai praktek. Membantu umi mengunci rolling door dan pintu, mengantarkan faktur untuk ditanda tangani uminya, meracik obat, memindahkan dan merapikan toples permen.
Saat uminya sedang membuatkan susu untuk abinya. Syaina yang menawarkan diri untuk membuatkannya. Kalau ada anggota keluarga yang sakit dirumah, ananda yang sigap mengambilkan obatnya.
Mi, syaina anak yang sholehah kan mi? 
Anak yang sholehah itu, suka membantu ibunya saat abinya sedang sakit. 

Kok tahu? Kata siapa nak? 
Dia pasti akan menjawab kata allah

-21 Maret 2019, saat kami sedang makan siang disebuah rumah makan berkonsep jawa. Saat pelayan menyajikan minuman, syaina langsung mengambil minuman dan tisu tersebut, memainkan perannya sebagai pelayan persis seperti yang ananda lihat. Selesai makan, syainapun menumpuk peralatan makan kami dan mengantarkannya sendiri ke dapur. Belum sempat sampai dapur, pelayan sudah menjemputnya. Sayang saat itu umi lupa untuk mengabadikan fotonya. Tapi alhamdulillah terekam kuat dalam ingatan umi (Syaina,  4y8m).

- Sejak usia hampir 5 tahun, syaina sangat senang jika diminta tolong utinya membelikan barang/sayur mayur di warung untuk masak. Setiap pagi syaina meminta utinya disuruh ke warung membeli sayur/bahan memasak yang belum ada. Kalau tak disuruhpun dia akan memintanya sendiri, bahkan kadang sering memaksa kalau utinya nggak ada memintanya pergi ke warung. Begitu juga dengan abinya, yang sering minta tolong mengambilkan tisue galon. Syaina dengan sigap lari ke apotek mengambilkannya. Umi pun demikian sering meminta tolong syaina mengambil barang/beli sesuatu ke apotek. Kata-kata andalannya "Biar aku aja, aku aja".

- 31 Juli 2019, Saat uminya berada di kamar atas, terdengar suara gaduh di dapur. Menyalakan kompor, mengambil air dan menunggu air mendidih, mengambil susu bubuk. Ada suara langkah kaki terdengar naik tangga, taraaaa syaina membuatkan dan mengantarkan segelas susu untuk uminya. Masya allah,  sejak tahu uminya hamil, syaina lebih perhatian dan melindungi uminya.
Mi ini susu obat hamilnya, diminum ya....
Uminya terharu meleleh bahagia😭.


Mengunci rolling door





- 19 Juni 2019, Saat uti membutuhkan bantuan syaina membeli kekurangan bahan masakan di warung, syaina dengan sigap, senang hati jarang menolak permintaan bantuan uti. Sepanjang jalan syaina berbinar menghafal nama bahan yang ingin dibeli. Begitu pula saat umi dan abi meminta tolong mengambilkan atau membelikan sesuatu di warung, syaina sangat sigap dan berbinar,  "aku aja aku aja aku aja....." 


Mungkin "Empati"

Sejauh pengamatan kami, syaina adalah anak yang mudah merasakan apa yang dialami orang lain. Misalnya saat syaina melihat temennya/umi dan abinya merasakan sedih atau sakit syaina akan segera menenangkan kami dan membantu mencarikan solusi

"sakit ya mi, mi nggak papa nanti juga sembuh ya"

"Iyut nggak papa,aku bantu ngelap sandalnya yang kotor ya biar beraih lagi, nanti kan bisa dicuci"

"umi gatel ya, nggak papa nanti juga sembuh, sini aku ambilin bedak gatel"

"uti sakit ya, nanti ya aku bikinin obat dulu"

"uti badane sakit ya, nanti juga sembuh, sini aku pijitin ya"



Mungkin "Maximizer"
Saat saya sedang merapikan uang dan dibendel. Syaina yang saat itu melihat saya membendel uang tidak sesuai dengan apa yang dipikirkan ananda/tidak sesuai dengan caranya, syaina akan langsung mengintervensi dan merubah sesuai caranya. Begitu pula saat menata mainan, syaina akan mengambil satu per satu mainan dan mengembalikannya pada tempat semula seperti kondisi awalnya, detail dan rapi. Saat menata tempat tidur, syaina akan mengkoreksi cara saya jika dianggap keliru olehnya.

Diusianya 3y11m, saat syaina ikut uminya untuk menghitung stok es krim.Syaina seolah-olah sedang menghitung dan menata es krim dengan rapi berjejer di keranjang.Saya pun berbisik dalam hati kecil,anak ini kok selalu ingin rapi dan detail ya,apakah mungkin maximizer?Dan syaina bilang ke uminya,sini lah aku aja yang natain,umi mah nggak rapi natanya.Oalah ternyata ananda memperhatikan apa yang dikerkajan uminya.Jadi malu,kalah rapi sama anak-anakπŸ˜‚

Diusia genap 4 tahun, saat ananda bangun tidur, saya menyelimutkan dengan selimut ke badan ananda karena udara akhir-akhir ini sangat dingin. Selimut yang saya pakaikan terbalik (bagian luar untuk di dalam, bagian dalam untuk diluar). Syaina pun berkata " umi mah nyelimutinnya ke balik". Itulah uniknya ananda.

Mungkin arranger
-Saat mau tidur, syaina akan mengatur posisi tidur dirinya, umi dan abi.
-Saat bermain dengan teman-temannya syaina suka mengatur peran teman-temannya.

Minggu, 22 April 2018

Memaknai perjalanan observasi sifat unik




Memaknai perjalanan mengobservasi fitrah bakat selama hampir 4 tahun usia ananda. Mantranya adalah dengan beraktivitas bareng, berkegiatan bareng dan main bareng dengan hadir sepenuh hati.Saat itulah kami orang tuanya akan mencoba mengamati,mendokumentasi dan mencatat setiap kemungkinan temuan sifat unik ananda. Karena usianya adalah kurang dari 6 tahun maka kami fokus pada memperkaya wawasan dan memperkaya kegiatan ananda. Mencoba satu per satu ragam kegiatan (pandu 45) yang ada dalam buku portofolio. Ketika kami mulai menemukan kemungkinan sifat unik ananda satu persatu, tidak lantas menjadikan label bagi ananda. Karena akan mempersempit ruang gerak ananda dan terlalu prematur untuk memberikan kesimpulan diusianya sekarang. Mengobservasi sifat unik adalah perjalanan panjang yang memerlukan kesabaran, ketelatenan, kesungguhan, komitmen dan konsistensi. Mengobservasi sifat unik ananda menjadikan kami bercermin pada diri sendiri bahwa apa potensi kekuatan kami,peran atau bidang apa yang ingin kami fokuskan, apa yang menjadi misi spesifik hidup kami dan menjadi misi hidup keluarga kami. Mudah-mudahan allah selalu memberikan kemudahan bagi kami dan memampukan kami. 

Ya allah bimbing dan mudahkan kami menemukan peran spesifik hidup kami agar kami menjadi bahagia dan selalu berbinar-binar menjalankan misi hidup,meluaskan manfaat bagi sesama. Aamiin.... 

Rabu, 11 April 2018

Melatih kemandirian/life skill

Dalam rangka menyiapkan spora unggul yang mungkin kelak akan terbang jauh dan tumbuh ditempat baru,tentu ada beberapa kriteria spora unggul versi keluarga pelem kalih. Salah satunya adalah mandiri dan life skill.Agar kelak ditempat yang baru, spora unggul ini mampu tumbuh subur dan menebar manfaat bagi lingkungan sekitar bukan hanya sekedar mampu bertahan hidup dilingkungan yang baru. 

Melatih kemandirian/life skill untuk anak balita tentu tidaklah mudah. Ada beberapa hal yang perlu dipertimbangkan sebelum melatih kemandirian, diantaranya adalah
1. Melihat fitrah perkembangan anak. Karena kemampuan setiap anak berbeda, maka sebelum melatih kemandirian, perlu melihat kemampuan dan perkembangan anak. Agar tidak menciderai fitrah perkembangannya karena obsesi untuk menggegas. Bukankah tidak berlaku kaidah makin cepat makin bagus? Yang ada hanyalah indah pada waktunya. 

2. Memfasilitasi lingkungan yang mendukung untuk melatih kemandirian anak. Misalnya saat hendak melatih anak agar mampu mengambil minuman sendiri. Tentu kita menyediakan tempat gelas dan air minum yang mampu dijangkau anak, agar anak tidak selalu meminta tolong kita untuk mengambilkan dan menjadi enggan melakukannya. 


3. Tega. Setelah mempertimbangkan kemampuan dan perkembangan anak, rasa tega untuk memberikan kesempatan kepada anak untuk mencoba melakukan life skill harus ada. Walaupun rasa tega tersebut dibalut rasa was-was/khawatir/cemas sebagai orang tua terhadap hal baru yang belum pernah ananda lakukan atau bahkan melakukan sesuatu yang kita anggap berbahaya versi orang dewasa. Kekhawatiran itu wajar dan menjadi fitrah orang tua. Tetapi rasa tega itu jauh lebih diperlukan ole orang tua terhadap anaknya demi menyiapkan spora yang unggul. Kekhawatiran yang sewajarnya/sesuai kadarnya yang harus dilatih oleh orang tua agar tidak diliputi oleh kekhawatiran yang over dosis. Membalut kekhawatiran dengan kepasrahan dan doa kepada yang maha memiliki hidup.

4. Tirakat. Artinya sebagai orang tua pembelajar yang perlu berlatih menahan hawa nafsu untuk tidak cepat membantu anaknya ketika menghadapi sebuah tantangan. Memberikan anak kesempatan untuk mencari jalan keluar/mengambil keputusan atas tantangan itu penting, agar anak tidak selalu bergantung kepada orang tuanya dalam menghadapi tantangan.  Karena kami menyadari bahwa kami orang tuanya tidak akan selalu ada disampingnya untuk membantunya setiap saat. 

Beberapa capaian latihan kemandirian/life skill syaina diusia 3y8m adalah
1. Belajar memotong kuku sendiri
2. Membereskan mainan sendiri
3. Makan dan minum sendiri plus mampu mengambil minum dan lauk sendiri.
4. Mengambil pakaian dan pakai baju sendiri
5. Gosok gigi dan mandi sendiri
6. Mampu menggunting sendiri
7. Berlatih menyetrika sendiri dan mencuci piring setelah makan
8. Mampu membersihkan diri setelah buang hajat. 
9. Mampu membuang sampah dan meletakkan baju kotor pada tempatnya
10. Mampu menyapu dan mengepel lantai/membersihkan tumpahan minuman/makanan
11. Merapikan tempat tidur sendiri





Beberapa sumber referensi untuk mengetahui indikator kemandirian anak sesuai usia adalah 




Senin, 09 April 2018

Berakvitas bareng

Minggu 8 april 2018 adalah waktunya we family. 

Dimulai dari bersepeda pagi bersama.Saat bersepeda melewati hamparan sawah di sisi kanan dan kiri jalan, kami membicarakan banyak ciptaan allah. Ada sinar matahari yang menghangatkan badan, udara pagi yang sejuk, melihat petani yang sedang menanam benih padi, allah yang akan menumbuhkan benih padi hingga bisa di panen, di olah menjadi beras dan dimasak oleh kita menjadi beras. Melihat air sungai yang mengalir, melihat sapi dan kambing,mengamati bagaiman mereka makan dan memproses makanannya. Tak lupa kami mampir ke rumah saudara yang sejalan dengan rute bersepeda kami untuk bersilaturahmi. Hikmah yang kami dapatkan lewat perjalanan ini adalah betapa banyaknya nikmat allah yang diberikan untuk kita, tidak ada sedikitpun nikmatNya yang bisa kami dustakan, menumbuhkan fitrah iman ananda tentang Allah yang Maha Penyayang, indahnya kebaikan. 

Awalnya ananada membawa mainan boneka-bonekaan yang ananda peroleh dari Utinya. Wujud kasih sayang utinya adalah menuruti hampir semua keinginan cucunya walaupun anak tidak membutuhkan. Tapi berbeda bagi kami orang tuanya, tidak semua keinginannya harus kami penuhi. Ada beberapa pertimbangan kami untuk hal ini. Kami akan melihat seberapa urgensinya bagi ananda, apakah ini hanya keinginan saja atau memang kebutuhannya. Penting bagi kami melatih kecerdasan finansial sejak dini yang ramah fitrah perkembangan. Kami mengenalkan konsep bekerja-sedekah-menabung-memberikan pilihan butuh/tidak untuk membelinya /menggunakan uang tabungannya. Kami bernegosiasi dan memberikan penjelasan kepada ananda jika ego keinginannya mucul,mencoba mencari jalan tengah yang terbaik. Akhirnya kami sepakat untuk membuat mainan boneka dari kardus bekas. Memanfaatkan bahan yang ada dan membuatnya bersama-sama menjadi mainan lebih bermakna dan bermanfaat dibanding membeli mainan instan. Tetapi Syaina kurang menikmati proses ini. 


Makan bersama dimeja makan menjadi we time yang keren, dengan makan bareng kami ngobrol banyak hal yang menambah bonding keluarga. Kami melatih life skill ananda dengan makan sendiri, mengambil lauk,minum dan apa yang ananda butuhkan dengan melihat kemampuannya. Membaca doa bersama keras-keras, mencontohkan untuk meletakkan piring dan gelas ditempatnya usai makan,mencuci tangan sebelum dan sesudah makan. 

Bermain peran fotocopy
Beberapa hari yang lalu, syaina ikut kami untuk fotocopy. Mungkin gaya belajar syaina adalah visual auditory. Syaina mengamati apa-apa yang ananda lihat dan segera mempraktekan peran hasil pengamatannya ketika sampai dirumah.
Mi maen fotocopy-fotocopyan yuks
Umi jadi orang yang mau fotocopy
Aku jadi mas-mas yang fotocopy

Syaina mempraktekan apa-apa yang ananda lihat.
Syaina mengambil brosur hasil fotocopy uminya kemarin
Menanyakan apa yang mau difotocopy
Menulis disecarik kertas seolah-olah itu hasil fotocopy
Melakukan transaksi jual beli dengan uang mainan.



Transaksi jual beli dengan uang mainan

Sudah mampu menulis cakar ayam pada setiap kotak



Bermain boneka-bonekaan
Bermain boneka-bonekaan bersama umi, syaina dan umi berperan sebagai ibunya dan boneka sebagai anaknya. Layaknya seorang ibu yang mempunyai anak bayi, syaina menyusui,memandikan,membantu memakaikan baju, membacakan cerita sebelum tidur ke anaknya.Empatinya mulai tumbuh. 

Story telling oya ke umi dan abinya
Saat bermain boneka-bonekaan, syaina membacakan cerita sebelum tidur kepada boneka.Syaina mengambil buku yang ingin ananda ceritakan. Ananda mengambil buku berjudul "asal mula namaku". Syaina membuka lembar demi lembar dan menceritakan apa-apa yang ia lihat dalam gambar.Aktivitas ini bisa menjadi tahap pralatih membaca. Bahagia rasanya menjadi orang tua yang selalu melihat perkembangan anaknya setahap demi setahap. Diusianya 3y8m,syaina lebih suka memilih judul buku yang ingin diceritakan uminya atau memilih buku yang ingin ananda ceritakan isinya kepada kami. Bahkan ketika abinya keliru menceritakan isi atau alur cerita yang ada dalam buku,syaina akan mengintervensi dan mengkoreksinya.

Story telling di depan umi dan abinya


Ke mesjid bersama
Kami mencoba untuk shalat magrib berjama'ah di masjid. Bahkan kadang syaina yang mengajak kami ke masjid. Kami mencoba menumbuhkan fitrah imannya tentang cinta masjid. Menunjukkan ekspresi muka bahagia saat adzan berkumandang dan bergegas menuju masjid. Bukan tertib syariahnya yang menjadi fokus kami,tetapi menumbuhkan ghairah tentang masjid. Membangun imaji positif tentang beribadah, shalat dan masjid melalui atmosfir keteladanan orang tuanya. Berharap agar anaknya menjadi sholehah kelak dengan cara mendahulukan diri kami menjadi sholeh/sholehah terlebih dahulu. To change for things, we must change first.

Syaina sudah mampu melakukan beberapa gerakan shalat,melakukan urutan gerakan shalat,hafal beberapa surat pendek untuk shalat seperti al fatihah. Kadang syaina ikut shalat sampai raka'at terakhir, kadang syaina hanya satu raka'at. Ini pun sudah sangat bagus untuk usianya. Kami mengapresiasi ghairah shalatnya bukan tertib shalatnya. Menjaga kemuliaan anak ketika di masjid dengan cara menanamkan adab ke mesjid melalui imaji positif. Kami tidak mau cepat mengadabkan anak dengan cara yang buruk agar anak terlihat santun di masjid yang justru akan menimbulkan imaji negatif tentang shalat dan masjid. Tapi tidak pula menurunkan kemuliaan anak karena orang lain yang sedang beribadah terganggu akibat sikap syaina. Kami membawa anak shalat dimasjid  pada waktu sepi jamaah dan sepi anak-anak.Saat ini syaina dalam tahap meniru,apapun yang dilakukan orang lain/anak lain yang menarik baginya akan ananda ikuti. Syaina juga tipe anak yang suka bermain dengan teman-temannya ketika dimasjid, saat itu tidak tepat bagi kami untuk membawanya ke masjid karena syaina akan ikut berlarian atau bersuara keras. Sedangkaan saat temannya hanya satu atau tidak ada maka syaina akan lebih kondusif dimasjid.

Membaca beberapa surat pendek 
Syaina tiba-tiba membaca surat alfatihah didepan umi dan abinya. Syaina mungkin tipe auditory (masih proses mengamati), sehingga metode talaqi dan membacakan surat pendek dengan suara keras akan direkam oleh syaina. Syaina hafal surat alfatihah karena sering mendengar imam membacanya saat sholat berjamaah di masjid atau karena kami sering memutar alqur'an memo di hp. Hafal/tidak surat-surat pendek saat ini bukan menjadi target kami. Kami tidak ingin terobsesi lebih cepat agar syaina cepat hafal surat pendek. Tetapi ghairah untuk cinta al qur'an yang sedang kami tumbuhkan.Ketika ghairahnya tumbuh hebat maka rasa cinta untuk membaca,menghafal dan mengamalkannya akan ada disaat yang tepat dengan niat yang tulus bukan karena paksaan,perintah semata yang cepat pudar. Tidak berlaku kaidah makin cepat makin bagus, tetapi berlaku kaidah indah pada waktunya. 

Bermain memfoto dan difoto
Syaina suka bermain foto selfie atau memfoto objek. Umi dan abinya selalu menjadi objek pertama. Malam itu syaina bergembira memfoto abinya yang memakai kacamata kupu-kupu. Secara bergantian syaina meminta saya untuk memfoto dirinya yang sedang memakai kacamata kupu-kupu dengan berbagai gaya. Binar matanya terlihat bahagia.




Membacakan buku dan mengucap syukur sebelum tidur.
Hal ini rutin kami lakukan sebelum tidur.Menambah binding, media untuk menumbuhkan fitrah iman dengan cara membaca kisah tentang alqur'an, keteladanan rasulullah dan para sahabat, tentang allah,tentang akhlaq baik,dll.Mengucap syukur atas segala nikmat allah yang diberikan kepada kami hari ini akan membangun imaji positif tentang kasih sayang allah. 



#potofoliosyaina
#3y8m