Rabu, 07 Maret 2018

Bermain peran profesi di bank

Tempat kegiatan:Rumah

Deskripsi:
Mendekati usia 3y8m syaina suka bermain peran.Akhir-akhir ini syaina suka bermain peran aktivitas di bank.

Berawal dari beraktivitas bersama,syaina sering kami ajak dalam setiap aktivitas kami termasuk saat kami ke bank.Tujuannya adalah memperkaya wawasan syaina tetang beragam profesi yang ada dibank.Di bank syaina akan mengamati beragam kegiatan yang dilakukan oleh beberapa profesi.

Di rumah syaina biasanya akan meminta kami menemaninya untuk praktek langsung kegiatan yang dilakukan di bank oleh beberapa profesi di bank berdasarkan hasil pengamatannya.Singkirkan ego diri,hadir utuh sepenuh hati,siap sebagai fasilitator dan mengikuti skenario syaina menumbuhkan segenap fitrahnya.

Skenario syaina siap dijalankan
1. Berbagi peran profesi
Abi sebagai satpam bank
Umi sebagai nasabah bank
Syaina sebagai teller

2.Menyiapkan peralatan yang dibutuhkan dan jobdesk
Abi sebagai satpam mencari tongkat pengaman satpam.Bertugas menjaga pintu,membukakan dan menutup pintu jika ada nasabah,siap membantu nasabah jika mengalami kesulitan layanan.
Umi sebagai nasabah siap dengan pakaian ala nasabah dengan sepatu tinggi,membawa buku tabungan dan uang dalam tas/dompet.
Syaina sebagai teller siap dengan pakaian teller yang khas dengan sepatu tinggi,menata uang,menyiapkan alat penghitung uang (dengan kranjang mainan dan lapotop (menggunakan wadah kaset VCD) dengan peralatan yang ada,siap melayani nasabah yang menuju teller.

Setelah berbagi peran dan menyiapkan peralatan yang dibutuhkan.Permainan dimulai
1.Nasabah masuk ke bank,dibukakan pintu oleh pak satpam sambil mengucap salam dengan melipat kedua telapak tangan kedepan dada dan berkata ada yang bisa saya bantu?Satpam memberikan nomer antrian (potongan kertas kecil).

2.Nasabah menuju meja penulisan jenis transaksi yang akan dilakukan.Menulis pada secarik kertas (corat-coret).

3.Nasabah duduk dikursi tunggu untuk menunggu antrian.

4.Teller memanggil "Nomor antrian 36"

5.Nasabah menuju teller

6.Teller menyapa dan berkata ada yang bisa saya bantu?Komunikasi berlangsung (ternyata syaina mengamati gaya komunikasi antara teller dan nasabah).Teller menerima buku tabungan,slip setoran dan nomor antrian.Teller menerima uang dari nasabah.Teller berpura-pura mengetik di laptop dan mengikat uang dengan karet (Syaina sudah mampu mengikat uang dengan benar menggunakan karet).Teller menghitung uang dengan alat penghitung uang (saat dibank syaina tampaknya mengamati proses menghitung uang dengan alat penghitung,syaina menyebutnya didereret dulu).
Saat adzan dhuhur tiba,syaina meminta kami untuk menghentikan kegiatan dan mengajak simulasi shalat berjama'ah (tampaknya syaina teringat saat kami berkunjung ke salah satu bank syariah bertepatan dengan adzan dhuhur,bank tersebut memiliki value untuk menghentikan kegiatan setelah ada adzan berkumandang dan mempersilahkan untuk shalat berjama'ah).

7.Diakhir pelayanan teller meminta nasabah tanda tangan di slip bukti setoran (saya mengikuti instruksi syaina untuk tanda tangan diselembar kertas).

8.Teller mengucapkan terimakasih dan salam.

9.Nasabah keluar lewat pintu dan dibukakan satpam sambil mengucapkan terimakasih dan salam.


Ekspresi syaina saat melakukan kegiatan bermain peran ini adalah senang dan berbinar.

Hikmah selama kegiatan:
1. Syaina memiliki wawasan baru tentang berbagai profesi yang ada dibank dan jobdesk masing-masing
2. Tumbuhnya beberapa fitrah lewat kegiatan ini
Fitrah iman: berhenti berkegiataan saat adzan tiba dan segera shalat
Fitrah belajar dan nalar,fitrah perkembangan,fitrah bahasa: Syaina belajar apa jobdesk masing-masing profesi dibank,mampu mempraktekan peran teller,mampu mempraktekan gaya komunikasi dan sikap profesi-profesi dibank, belajar hal apa saja yang ditemui disana (mesin penghitung uang,buku tabungan).
Fitrah seksualitas: paham bagaimana gaya berpakaian antara laki-laki (satpam) dan teller (perempuan).
Fitrah bakat:muncul sikap suka melayani (belief) tampak dari peran teller yang ananda ambil dan suka mengatur (arranger dan comander) terlihat dari kemampuan syaina mengarahkan peran yang harus kami ambil dan skenario yang harus dijalankan kami.

Aspek perkembangan:motorik halus dan kasar (mencorat coret,mengikat,menata uang,berjalan), sosial (bertemu dengan banyak orang),emosi (sikap ramah saat melayani nasabah), kognitif (berpura-pura menulis dan menghitung uang).

Fasilitator: Umi dan Abi

Tindak lanjut:
1. Mengajak syaina untuk selalu ikut ke bank dengan tujuan menambah wawasan profesi lain dibank yang belum dijumpai syaina
2. Merancang project bermain peran jika syaina menemukan hal baru dibank.
3. Lebih prepare saat akan mengulangi kegiatan ini.
4. Bertukar peran profesi.
5. Mencatat hasil pengamatan sifat unik yang muncul dari kegiatan ini


Doa:
Ya allah berikan kami kesehatan,umur panjang dan kekuatan untuk terus bersungguh-sungguh membersamai ananda menumbuhkan fitrahnya.Berikan kami ide hebat dan inspirasi disaat fitrah belajar anak tumbuh.Hadirkan jiwa kami secara utuh saat kami bersamanya.





Jurnal syukur untuk perkembangan ananda

Memasuki usianya 3 tahun 8 bulan alhamdulillah untuk perkembangan syaina dan tumbuhnya beberapa fitrah ananda hari ini:

1. Syaina sudah melibatkan allah dalam aktivitasnya.
Saat hendak mengajak saya bermain motor-motoran dan uminya enggan mengikuti permintaannya karena motor distandar satu dan syaina senang sekali naik turun motor dan duduk diujung belakang motor.

Saat uminya berkata "itu kan motornya distandar satu,umi takut motornya roboh.
Tiba-tiba dengan lantang menjawab:
Umi nggak usah takut,kan ada Allah yang Maha Melindungi

Fitrah imannya mulai tumbuh dalam setiap aktivitasnya.


2. Setelah mandi sore syaina berbinar-binar ingin segera mengaji.

Tergopoh-gopoh mengambil baju muslim,mengambil alqu'an (baca:yasin) milik mbah aung,semangat berangkat sendiri.

Mi aku mau ke TPA
Aku kan dah bisa baca alqur'an (hafal beberapa ayat dalam surat alfatihah),dengan langsung membaca surat alfatihah
Aku mau ambil alqur'an punya aung (paham tempat menyimpan buku yasin milik aung)
Aku nanti berangkat sendiri,aku kan dah bisa nyebrang jalan.Nanti tengok kanan kiri dulu,terus bilang stop ke pak supir (tangannya sambil praktek),nah nanti pak supirnya jalan lagi kalau aku dah nyebrang.


Fitrah belajar dan nalarnya sungguh telah tumbuh dan berkembang seiring dengan fitrah perkembangannya.Benar adanya bahwa tidak berlaku kaidah lebih cepat lebih baik.Lebih indah saat semuanya tumbuh dan berkembang pada waktunya.







Selasa, 06 Maret 2018

Tantangan membersamai

Tantangan yang dihadapi saat mematuhi jadwal harian terutama saat membersamai ananda adalah faktor kelelahan dan fokus.Ketika pekerjaan di ranah publik meningkat dan dikejar deadline,saya yang tipe maximizer akan sangat tidak nyaman jika pekerjaan publik yang dikejar deadline tidak dikerjakan maksimal,bersungguh-sungguh dan tepat waktu.Sehingga tenaga dan fikiran akan bersedot pada pekerjaan tersebut yang berakibat kelelahan,emosi naik dan tidak fokus pada hal lain.Sehingga tantangan terbesar saat membersamai ananda adalah sering kali tidak hadir utuh,hanya hadir fisik,tidak maksimal merancang ide hebat,dan seolah hanya sisa tenaga yang saya berikan kepada ananda,cenderung abai.Astagfirullah,tetapi saya berjanji dan setahap demi setahap belajar bahwa membersamai ananda adalah prioritas utama yang wajib didahulukan dibanding kepentingan lain.Karena waktu membersamai ananda tidak akan terulang lagi dan suatu saat nanti saya akan merindukan moment kebersamaan bermain bersama ananda.Tanamkan pada diri bahwa ada waktunya masing-masing untuk fokus pada suatu hal,saat ini saya harus fokus pada ananda dan harus mengalahkan rasa wegah pada diri.


#Tantangan100hari
#6Maret2018
#Purwokerto
#KelasPortofolioAnakbyGPA
#GriyaPortofolioAnak #MengikatMaknaSepenuhCinta
#PekaAkanUnikAnak

Rabu, 28 Februari 2018

Kolaborasi keluarga perak 2018









Sinergi dan kolaborasi yang mungkin antara Keluarga Pelem Kalih (KPK),Keluarga griya riset dan keluarga Hamidie Home adalah

Keluarga KPK dan Hamidie Home sama-sama bergerak dalam bidang bisnis.Kami bisa berkolaborasi untuk membuat bisnis yang bergerak dalam bidang sosiopreneur untuk melestarikan kearifan lokal.Harapan kami adalah orang-orang disekitar kami menjadi lebih produktif dan mandiri secara finansial.

Kekuatan ayah hamidie adalah kreatif dan imajinatif.Ayah hamidie bisa berperan sebagai R&D.Abi indra dari KPK memiliki kekuatan relator,konektivitas,suka melayani bisa berperan sebagai humas eksternal.Umi Linda (KPK) dan Bunda Dila (Hamidie Home) yang sama-sama menyukai bidang keuangan bisa bersinergi sebagai manager keuangan bisnis.Abi rahmad memiliki kekuatan suka memajukan orang lain,pandai membuat strategi dan suka memperbaiki bisa sangat keren jika berperan membuat strategi-strategi bisnis untuk bersama-sama memajukan orang lain.Umi mesa yang memiliki kekuatan senang tampil,relator dan futuristic bisa bersinergi dengan abi indra dalam promosi,membangun relasi dan juru bicara.


#Tantanganperak
#Gamelevel3
#Goestoperak2018
#Diaspora

Selasa, 27 Februari 2018

Bahagianya saat-saat berbuka puasa

Sesi family forum hari ini membicarakan kebahagiaan kami bisa berbuka puasa kemarin.Setelah kami menyelesaikan beberapa urusan di purwokerto, waktu menunjukkan pukul setengah lima.Waktu yang tanggung jika kami langsung pulang ke rumah.Kami memutuskan untuk buka puasa sunnah di purwokerto.Pimpinan project saat itu adalah syaina.Syaina menentukan dimana tempat berbuka.Syaina memang menagih janji kepada kami beberapa hari yang lalu,syaina berkata “katanya kemarin mau makan di ws?” Huah masih inget aja😬.Oke siap komandan,laksanakan.

Sebelum menuju ws kami membeli minuman untuk berbuka.Syaina memilih menu jus strawbery dan sop buah untuk kami.Setelah itu kami langsung menuju rumah makan tempat kami berbuka.Selama perjalanan syaina sangat berbinar dan bahagia,terus bertanya katanya mau ke ws kok nggak sampai-sampai?Entah berapa kali pertanyaan itu terlontar.😬

Kami bersyukur bisa berbuka bersama dengan segala nikmat yang allah berikan.Kami diberi nikmat untuk memilih makanan yang kami inginkan,nikmat sehat,nikmat bahagia bisa berbuka bersama.Satu hal yang membuat kami bahagia adalah saat syaina memimpin doa berbuka puasa dan mengucap kata syukur “alhamdulillah bisa buka puasa”.Ya allah inikah tanda bahwa fitrah imannya mulai tumbuh.Saat berbuka menjadi hal yang membahagiakan bagi syaina bahkan saat bukan hari berpuasa,syaina berkata “mi nanti buka puasa ya?”.Apakah ini tanda bahwa syaina sangat merindukan waktu-waktu berbuka puasa yang penuh bahagia?





Ya allah bimbing kami untuk terus membersamai ananda dengan kesungguhan untuk menumbuhkan segala fitrah yang telah ENGKAU berikan kepada anak kami.




#Tantangan100hari
#27Februari2018
#Purwokerto
#KelasPortofolioAnakbyGPA
#GriyaPortofolioAnak #MengikatMaknaSepenuhCinta
#PekaAkanUnikAnak

Kamis, 22 Februari 2018

Aliran rasa sesi terakhir kelas bunda sayang


Alhamdulillah sudah sampai pada akhir kelas bunda sayang.Ada rasa bahagia,haru dan sedih.Bahagia dan haru saat berhasil menyelesaikan 120hari tantangan,tidak menyangka saya berhasil menyesaikannya walaupun masih belum baik dalam hal konsistensi (sering dirapel).Tapi tetap perlu diapresiasi,karena ini kali pertama saya berhasil menulis sebanyak 120 hari dalam setahun,berhasil menghilangkan rasa wegah sampai rasa wegah itu keteteran mengukuti langkah saya,berhasil untuk terus berproses memantaskan diri membersamai ananda,berhasil menjadi lebih baik sebagai ibu pembelajar.
Rasa syukur senantiasa saya limpahkan kepada Allah yang telah membimbing saya sampai tahap ini.Alhamdulillah......Sedih saat rasa wegah berhasil mengalahkan diri saya sehingga ketidakkonsistenan hadir dan berhasil tidak menyelesaikan tantangan dengan sepenuh hati dan asal mengumpulkan.Menjadi perhatian yang perlu untuk terus dikurangi agar menjadi lebih bersungguh-sungguh di tahap selanjutnya.Bismillah


Keduabelas materi dibunda sayang ini sangat bermanfaat bagi saya,tetapi rasanya masih ingin mengulang agar lebih paham dan bersungguh-sungguh.Learning by sharing dan teaching memang sangat membantu merecall ilmu-ilmu yang telah dipelajari sebelumnya.


Tantangan untuk terus mengaplikasikan ilmu ini diuniversitas kehidupan.Setahap demi setahap namun komitmen dan konsisten agar kesungguhan kita menjadi bermakna dan berbuah dikemudian hari.


Terimakasih kepada gurunda bu septi yang terus membimbing kami para ibu untuk terus belajat meng up grade diri menjadi lebih baik,memacu semangat belajar kami tanpa henti.Jazakumullah khair bunda atas ilmu yang bermanfaat yang telah bunda berikan kepada kami.Terimakasih kepada mbak-mbak fasilitator yang memandu kami dalam setiap materi dan tantangan.Terimakasih kepada teman-teman yang sudah bergandengan tangan,bahu membahu saling mengingatkan dan memberikan semangat untuk terus maju dalam setiap tantangan.




#Aliranrasapenutup
#KelasBunsayIIP


Kamis, 15 Februari 2018

Mengapa kami tinggal didesa ini??

Pertanyaan ini kadang muncul dalam obrolan kami:

"Kenapa kami tinggal ditempat ini?"
"Apa maksud allah menempatkan kami ditempat ini?"

Inilah pertanyaan yang terus kami gali jawabannya

Beberapa tanda-tanda yang mungkin menjadi petunjuk jawaban atas pertanyaan diatas adalah
1. Ada misi khusus yang allah berikan kepada keluarga kami untuk memberikan kebermanfaatan bagi lingkungan tempat tinggal kami sekarang.Bidang usaha yang saya jalani saat ini adalah pelayanan kefarmasian.Memang didesa saya belum ada fasilitas kesehatan berupa apotek untuk memberikan pelayanan kefarmasian bagi masyarakat didesa kami.Lewat restu orang tua dan atas izin allah,saya berhasil mendirikan apotek didesa dan mencoba memberikan pelayanan kefarmasian semampu saya.
2.Mencoba membaca isu sosial yang ada didesa saya.Bahwa ekonomi keluarga masih sangat rendah dan pendidikan keluarga masih belum tersentuh.
Lagi-lagi allah memberikan kami rizki yang melimpah sehingga kami bisa berbagi rizki dan entah kenapa di penghujung akhir tahun 2016 allah membukakan mata hati kami dan membimbing kami untuk terus belajar sebagai orang tua dengan lebih banyak belajar tentang konsep pendidikan berbasis fitrah dan dipertemukan dengan para keluarga se visi.Semakin yakin bahwa:

"it's take a village to rise a child"

Apakah hal ini menjadi tandaNya bahwa suatu saat nanti lewat laku kehidupan keluarga kami sekarang akan menjadi role model baru untuk pendidikan keluarga di sekitar lingkungan kami agar lebih melek pendidikan keluarga dan kembali kepada fitrah orang tua dalam mendidik anak-anak.

Ya allah mampukan kami jika ini adalah misi yang engkau amanahkan kepada kami



#day4
#Tantangan100hari
#15Februari2018
#Purwokerto
#KelasPortofolioAnakbyGPA
#GriyaPortofolioAnak #MengikatMaknaSepenuhCinta
#PekaAkanUnikAnak