Minggu ini adalah pekan ketiga di kelas kepompong bunda cekatan. Puasa minggu ketiga telah usai, tiba saatnya berbuka.
Kendala dalam action plan point-point di mind maping adalah manajemen gedget.Bersamaan dengan lahirnya anak kedua, sejak awal wabah covid masuk indonesia, lead pengunjunga apotek melonjak. Permintaan sejumlah item obat meningkat, sedangkan stok global menurun. Akhirnya saya harus turun tangan membantu pengadaan obat sesuai permintaan yang meningkat. Hampir semua sales distributor menerapkan sosial distancing, sehingga komunikasi lebih banyak melalui media online. Jam pemakaian gedget naik. Sedangkan job desk saya naik untuk membersamai anak yang awalnya hanya satu dan kini menjadi dua anak. Terjadilah benturan kepentingan.
Sampai suatu saat saya dan suami di protes oleh anak pertama kami (syaina namanya), menyampaikan bahwa syaina tidak suka kalau abi umi jadi lebih sering pegang hp. Akhirnya kami bersepakat bersama untuk menggunakan gedget di siang hari saat harus bekerja. Dan sore sampai malam kami sepakat untuk free gedget dan waktunya family time.
Bagi saya ini menjadi tantangan yang tidak mudah. Puasa gedget dimulai.... Godaan datang saat hp mulai berbunyi,sesekali masih menengok, sesekali diam-diam melihat dan bisa dibilang tak hadir utuh bermain bersama karena raga kami hadir,pikiran kami tak hadir. Tapi demi komitmen atas kesepakatan bersama.Saat kami main bersama, hp tidak boleh ada di dekat kami dan diruangan tempat kami bermain. Sehingga bisa fokus bermain bersama keluarga.
Global performance untuk puasa pekan ketiga adalah need improvement
Tidak ada komentar:
Posting Komentar